Di salah satu sekolah menengah yang sudah berdiri puluhan tahun, ada sebuah ruangan yang selalu jadi bahan pembicaraan murid: ruang UKS di ujung koridor lantai dua. Dari luar terlihat biasa saja, hanya ruangan kecil dengan dua ranjang, lemari obat, dan jendela besar yang menghadap ke lapangan. Tapi suasananya selalu terasa dingin, bahkan di siang hari yang terik sekalipun.
Cerita menyeramkan mulai beredar sejak beberapa tahun lalu. Seorang murid yang sedang sakit dipindahkan ke ruang UKS untuk beristirahat. Saat ia terbangun tengah malam, ia mendengar suara langkah kaki pelan berputar-putar di sekeliling ranjang. Awalnya ia mengira itu guru piket, tapi ketika ia membuka mata, tak ada siapa-siapa. Yang ada hanya tirai ranjang yang bergerak sendiri, seperti ada orang yang menyibakkannya perlahan.
Sejak itu, banyak murid yang mengaku mengalami kejadian aneh. Ada yang mendengar suara seseorang batuk-batuk dari kasur kosong, ada juga yang mencium bau obat gosok menyengat padahal lemari obat sudah lama kosong. Bahkan seorang guru pernah melihat samar-samar sosok anak perempuan berseragam putih abu-abu duduk di ranjang, wajahnya pucat, rambut panjangnya menutupi setengah muka. Saat diperhatikan lebih dekat, sosok itu perlahan menghilang.
Konon, cerita ini bermula dari tragedi lama. Dulu, ada seorang siswi yang pingsan saat upacara dan dibawa ke ruang UKS. Malang, ia tidak tertolong dan meninggal di sana sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Sejak saat itu, diyakini arwahnya masih bergentayangan, mencari teman agar tidak sendirian.
Sampai sekarang, ruang UKS itu jarang dipakai. Jika ada murid sakit, guru lebih memilih menaruhnya di ruang kelas kosong daripada di sana. Dan setiap kali ada yang iseng mendekat sore hari, mereka bersumpah sering mendengar suara ranjang berderit… seolah ada seseorang yang masih berbaring di dalamnya.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.
Horor ya
Serem