Trump Umumkan Keberhasilan Militer: Fasilitas Nuklir Iran Hancur dalam Serangan Bersejarah!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keberhasilan operasi militer yang menghancurkan fasilitas nuklir Iran di dalam bunker pada 21 Juni 2025

Trump Umumkan Keberhasilan Militer: Fasilitas Nuklir Iran Hancur dalam Serangan Bersejarah!

Jakarta, TangiTuru - Sabtu (21/6), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa operasi militer yang dilakukannya telah berhasil menghancurkan sejumlah fasilitas nuklir Iran yang tersembunyi di dalam bunker. 

 

Dalam laporan terbaru dari TangiTuru, Trump menyatakan rencananya untuk memberikan pidato kepada publik Amerika pada malam itu, pukul 22.00 waktu New York, yang berarti pagi hari di Indonesia, pukul 10.00 WIB pada hari Minggu (22/6).

 

Ia dengan tegas menyebut operasi tersebut sebagai "sangat berhasil," yang menargetkan fasilitas nuklir Iran. “Saya akan berbicara kepada rakyat pada pukul 10 malam di Gedung Putih tentang keberhasilan operasi militer kami di Iran,” tulis Trump melalui akun media sosialnya, Truth Social.

 

Dalam pidatonya, Trump menegaskan, “Ini adalah momen paling bersejarah untuk Amerika Serikat, Israel, dan seluruh dunia. Iran harus setuju untuk mengakhiri konflik ini sekarang. Terima kasih!”

 

Sebelumnya, Trump juga menginformasikan bahwa AS telah melakukan serangan yang sukses terhadap beberapa fasilitas nuklir di Iran, termasuk Fordo, Natanz, dan Isfahan. Ia juga membagikan informasi di media sosial yang menyatakan, "Fordo telah lenyap."

 

Namun, Trump tidak memberikan rincian mengenai jenis senjata yang digunakan dalam serangan ini, apakah itu bom penghancur bunker dari jet bomber B-2 atau tidak. Terlepas dari itu, ia telah memerintahkan pengerahan jet-jet bomber B-2 yang dilengkapi dengan bom penghancur bunker seberat 13.600 kilogram, satu-satunya bom yang mampu menghancurkan bunker yang berada jauh di bawah tanah, termasuk fasilitas nuklir Fordo.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.