7 Kesalahan yang Telah Saya Lakukan sebagai Penulis Pemula

Ini adalah kesalahan yang sering dilakukan penulis pemula.

7 Kesalahan yang Telah Saya Lakukan sebagai Penulis Pemula

Apa saja kesalahan penulis pemula? Baiklah di sini saya akan memaparkan sedikit terkait apa saja kesalahan penulis pemula saat mulai menulis. Semua kesalahan yang saya tuliskan di sini adalah real pengalaman saya pribadi.

7 Kesalahan yang Telah Saya Lakukan sebagai Penulis Pemula

  • Menunggu sempurna

Ketika baru terjun ke dunia kepenulisan. Saya merupakan orang yang malu mempromosikan tulisan ke media sosial. Saya selalu merasa ada yang kurang. Tidak layak dibaca. Dan tidak bermanfaat untuk dibaca. Saya merasa masih banyak kurang dalam karya-karya saya. Pada akhirnya semua tulisan itu hanyalah tabungan dalam folder di laptop saya. 

  • Meniru gaya tulis penulis lain.

Awalnya saya merasa nyaman dengan mengikuti gaya penulisan penulis lain. Tapi, semakin hari saya belajar bahwa saya tertekan dengan hal tersebut. Saya tidak boleh memaksakan diri untuk mengikuti orang lain.

Boleh kita gunakan ATM (Amati, tiru, modifikasi). Akan tetapi, jika hal itu tidak membuat nyaman. Maka, segera cari jalan keluar.

Untuk mendapatkan gaya tulisan sendiri. Kenali bacaan yang kamu sukai. Dari bacaan bisa menentukan karakter tulisanmu. 

  • Selalu menunggu fedback orang lain. 

Siapa nih yang kalau sudah upload tulisan selalu menunggu fedback orang lain? Kita boleh saja dong mengharapkan fedback penulis lain. Asalkan, jangan terlalu berharap, apalagi sampai membuat kamu tidak percaya diri dan minder. Hanya karena belum mendapatkannya. 

Gara-gara hal ini. Saya sering menunda untuk menulis. Usai menulis satu artikel. Saya malah duduk memantau kapan ada like dan komentar dari pembaca. Atau berapa orang yang sudah melihat dan membaca. Alih-alih menunggu fedbeck. Tulisan lain tidak kunjung diselesaikan. 

  • Takut dikritik.

Saya termasuk orang yang paling takut dikritik. Rasanya langsung tenggelam kalau ada tulisan saya dikritik orang lain. Apa yang terjadi selanjutnya? Tumbuh rasa minder dan kurang percaya diri untuk menulis lagi. 

Jangan pernah takut untuk dikritik. Jika ada penulis lain atau pembaca yang memberi masukan. Artinya, mereka membaca dan peduli atas hasil karyamu.

  • Malas membaca.

Ini adalah kesalaha terbesar seorang penulis pemula. Tidak membaca buku. Kita selalu mengeluh tidak ada ide, tidak tahu mau menulis dari mana? Semua alasan ini menjadi alasan kita tidak mau menulis. Yah, bagaimana mau menulis. Kalau buku saja tidak mau dibaca.

Kesalahan menulis bisa dirasakan oleh siapa saja. Tapi, jangan jafikan kesalahan tersebut untu alasan tidak menulis lagi. 

Bagaimana? Apakah kamu punya pengalaman yang sama seperti saya? Yuk, tulis di kolom komentar.

 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.