Kembali lagi dengan saya disini ya. Rumah rooftop, atau yang dikenal dengan istilah “oktapang,” menjadi pilihan unik sebagai tempat tinggal di Korea Selatan. Keunikan utama dari rumah-rumah ini terletak pada lokasinya yang terletak di atas atap bangunan, khususnya di daerah perkotaan yang padat. Fenomena ini tidak hanya menciptakan karakteristik arsitektur yang menarik, tetapi juga menjadi ikon dalam budaya pop Korea Selatan.
Pertama-tama, konsep rumah rooftop muncul sebagai solusi kreatif untuk memanfaatkan ruang yang terbatas di kota-kota besar seperti Seoul. Dengan semakin terbatasnya lahan di permukaan tanah, penduduk kota menemukan cara untuk mengoptimalkan ruang dengan membangun tempat tinggal mereka di atap bangunan. Ini bukan hanya bentuk perumahan, tetapi juga menjadi bagian integral dari lanskap perkotaan Korea Selatan.
Banyaknya drama Korea yang menampilkan rumah rooftop menambah daya tariknya. Sejumlah drama seperti “Rooftop Prince” dan “My ID is Gangnam Beauty” memberikan sudut pandang dramatis terhadap kehidupan di oktapang. Pemandangan kota yang menakjubkan dan atmosfer yang berbeda memberikan nuansa tenang dan menyenangkan, menyajikan kerlap kerlip kehidupan perkotaan.
Keuntungan Oktapang
Selain faktor estetika, tinggal di rooftop juga memberikan keuntungan praktis. Salah satunya adalah akses yang lebih mudah untuk berjalan ke teras atap yang dapat diubah menjadi ruang bersosialisasi atau taman pribadi yang menjadi tempat berlibur sederhana. Beberapa oktapang memiliki fasilitas seperti BBQ area atau ruang bersantai dengan pemandangan kota yang memukau. Ini memberikan penghuni kesempatan untuk menikmati suasana terbuka dan aktivitas di luar ruangan tanpa harus meninggalkan rumah.
Selain itu, rumah rooftop seringkali menawarkan privasi yang lebih baik dibandingkan dengan apartemen atau rumah tradisional. Lokasi yang lebih tinggi dan terpisah dari lalu lintas pejalan kaki membuat oktapang menjadi tempat tinggal yang relatif tenang di tengah hiruk pikuk perkotaan. Ini menciptakan suasana yang cocok untuk orang-orang yang menginginkan keseimbangan antara kehidupan perkotaan yang sibuk dan ruang pribadi yang tenang.
Dengan keterbatasan ruang di perkotaan, tinggal di oktapang bukan hanya pilihan yang kreatif tetapi juga mencerminkan adaptasi masyarakat Korea Selatan terhadap perubahan urbanisasi. Fenomena ini membuktikan bahwa keunikan arsitektur dapat menjadi cermin dari perubahan budaya dan gaya hidup masyarakatnya. Sebagai bagian dari keindahan perkotaan Korea Selatan, rumah rooftop terus menjadi daya tarik bagi mereka yang mencari pengalaman tinggal yang berbeda dan terkoneksi dengan pusat kehidupan perkotaan.
Iya jadi kebanyakan tuh orang Korea membuat atap rumahnya penuh dengan keestetikan yang okey sekali lho kawan. Mereka menampilkan keestetikan yang dapat membuat penghuninya nyaman saat berada dirumah sendiri. Banyaknya drakor yang membuat atap rumah seperti itu sangatlah banyak dan tidak terhitung. Karena menurut mereka semuanya harus penuh dengan keindahan dan penampilan yang keren dan menawan ya kawan.
Kalian gimana nih mengenai arsitketur setiap bangunan??? Apakah rumah di sini juga akan sama dengan yang ada di drakor kah??? Hehehe langsung aja deh mendingan kalian dekor rumah masa depan kalian mau kayak gimana??? Hehehe saya saja yang hanya baca-baca jadi ikutan pengen bikin rumah yang ada atap atasnya seperti rooftop di pertokokan itu kawan. Heheheh. Sungguh ngebayanginnya aja sangat menyenangkan kawan.
Semoga kita semua mampu memiliki rumah idaman masing-masing ya kawan semuanya. Ohh iya kalian juga sering kan nonton drakor yang keren keren mereka kan selalu memperlihatkan keindahan sebuah rumah pastinya dong. Nah mulai dari situ kalian juga dapat belajar mengenai gaya arsitekture rumah minimalis, atau yang cozy. Suka banyak kan di drakor-drakor yang mampu kita lihat setiap episodenya. Iya itu semua tidak terlepas dari keindahan sebuah bangunan. Bukan hanya nyaman akan tetapi unsur keindahan juga menjadi daya tarik yang memungkinkan penonton makin banyak dan seru. Terimakasih. ♥
Sumber artikel :
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.