Terapi Menulis: Trik Melonggarkan Otak dari Beban Pikiran.

Menulis bisa menghilangkan stress

Terapi Menulis: Trik Melonggarkan Otak dari Beban Pikiran.

Terhitung sejak 2019 saya aktif menulis. Dan pada tahun itu juga saya mulai menulis di blog. Blog pertama yang saya gunakan adalah wordpress. 

Tidak menentu waktu. Saya menulis kapan saja saya mau dikala itu. Menulis seperti sebuah hobi yang saya gunakan untuk menenangkan hati saya. 

Berselancar di atas kertas mengeluarkan segala unek-unek yang tak bisa dilontarkan lewat lisan. Maka, saya akan menuliskannya. 

Hingga sekarang saya masih menulis. Menulis di buku diary. Menulis secara manual di atas lembaran-lembaran kertas putih membuat otak saya bisa dikosongkan dari beberapa beban hidup. 

Ah, masa iya sih? 

Mungkin ada yang berpendapat seperti itu. 

Yah, begitulah kenyataan yang saya dapatkan. Dan ternyata hal itu memang benar adanya. 

Menulis bisa menjadi salah satu cara efektif untuk berekspresi tanpa harus diketahui banyak orang. Ia juga merupakan salah satu cara efektif untuk menghilangkan stres yang berlebihan. 

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh James W. Pennebaker bahwa ketika mahasiswa yang menulis hal-hal positif dan menuliskan  keresahan, kekhawatiran, serta kesedihan di atas selembar kertas dengan konsisten akan mendapatkan jiwa mereka lebih tenang. 

"Menulis  tentang hal-hal negatif akan memberikan pelepasan emosional yang membangkitkan rasa puas dan lega" (James W. Pannebaker) 

Lalu bagimana menulis yang bisa menenangkan itu? 

Tidak perlu banyak hal untuk melakukan praktik ini. Kita hanya memerlukan selembar kertas dan sebuah alat tulis untuk memulai terapi sederhana ini. 

Kamu bisa menulis apapun tentang dirimu. Tentang lingkungan. Keadaan hati yang sedang rapuh atau senang. Dan bisa juga menulis kekesalan mu pada orang lain. 

Lakukan dengan konsisten setiap hari. Melakukan trik ini kamu hanya perlu waktu 5-10 menit untuk memulainya. Jika sudah terbiasa kamu bisa menambahkan jam tayang agar kamu bisa lebih bebas menuangkan segala yang meresahkan dada. 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.