Tanah air tak selalu soal lokasi

Tulisan reflektif tentang makna tanah air di era global. Bahwa Indonesia bukan hanya batas wilayah, tapi juga nilai-nilai yang bisa kita bawa...

Tanah air tak selalu soal lokasi

Tanah Air Tak Selalu Soal Lokasi

Tanah air tak selalu soal di mana kita berdiri, tapi bagaimana kita membawa Indonesia di hati.

Tanah air bukan sekadar bentangan pulau dari Sabang sampai Merauke. Ia hidup di setiap dada yang masih menyimpan rasa bangga, sekalipun langkah kita menjejak di negeri orang.

Indonesia bukan tentang kesempurnaan negara—kita tahu masih banyak yang harus diperbaiki. Tapi di balik itu semua, ada nilai-nilai luhur yang tetap bisa kita bawa ke mana pun: gotong royong, ramah tamah, sopan santun, musyawarah untuk mufakat, saling menghargai, dan berani berdiri untuk kebaikan bersama.

Menjadi Indonesia artinya menjaga semangat itu. Menghargai perbedaan budaya dan keyakinan, membiarkan setiap orang beribadah dengan damai, dan tetap rendah hati dalam keberagaman.

Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa cinta tanah air tak berhenti di batas geografi. Ia adalah cara kita bersikap, bekerja, berbuat baik, dan menjadi berkat—dimanapun berada.
Selamat Hari Sumpah Pemuda. Mari terus membawa semangat Indonesia ke seluruh penjuru dunia.

(Sckolastika Anggraini)

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.