Empat bulan menuju tahun 2026, keadaan financial di indonesia semakin menantang. Harga-harga melonjak naik. Melemahnya daya beli di semua sektor membuat ibu rumah tangga harus memutar otak lebih keras demi menjaga kestabilan dapur keluarga.
Ekonomi memprediksi inflansi Indonesia mencapai sekitar 2,33% di akhir 2025, naik dari 1,57 % pada akhir tahun 2024. Sekilas angka ini tampak masih dalam batas wajar. Namun
Beberapa penyebabnya adalah berakhirnya diskon listrik dari pemerintah, depresiasi rupiah yang membuat barang impor semakin mahal, serta musim hujan dan hari besar Natal dan Tahun Baru yang kerap memicu lonjakan harga pangan. Selain itu masalah yang paling dirasakan antara lain, biaya pangan meningkat drastis, kebutuhan sehari-hari sulit ditekan. Pendapatan keluarga menurun, usaha rumahan dan sektor informal masih lesu. Dan pengeluaran rutin yang tetap ada.
Di sektor jasa, seorang tukang pangkas rambut pun bahkan mengeluhkan penurunan omzet. Beberapa customer selalu meminta diskon atau terkadang setengah harga tentu berimbas langsung pada kesejahteraan keluarganya. Kemudian apa strategi bertahan di tengah tekanan ini?
Di tengah tekanan seperti ini seorang ibu rumah tangga di tuntut untuk pintar dan bijak dalam mengelola keuangan. Beberapa tipsnya adalah satu, mencatat pemasukan dan pengeluaran uang setiap hari demi melihat rincian secara relevan. Dua, belanja cermat dan hemat dengan mencatat semua hal yang akan di beli. Tiga, manfaatkan promo di beberapa aplikasi untuk mendapatkan diskon atau potongan belanja. Ke empat, memanfaatkan program pemerintahan ikuti bazar pangan murah atau distribusi sembako bersubsidi. Kelima, menambah penghasilan melalui usaha dari rumah, menjual makanan seperti jajan anak yang murah meriah dan terjangkau atau bisa memanfaatkan platform digital untuk berdagang, yang paling terdekat dahulu yakni Whatsapp atau Facebook.
Namun di penghujung tahun 2025 ini merupakan tantangan ekstra. Bagi ibu rumah tangga, menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan penghasilan adalah perjuangan sehari-hari.
Pada akhirnya, semua keputusan ada pada ibu rumah tangga. Perempuan yang bijak dan pintar akan sentiasa menjadi andalan keluarga.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.