Korea Selatan adalah salah satu negara maju yang juga memiliki siswa-siswa hebat dalam bidang akademik. Karena banyaknya peminat yang ingin berkunjung ke sana. Akan tetapi banyak juga orang dari Korea Selatan yang berkunjung ke negara kita yaitu Indonesia. Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Hasil akademik siswanya pun sering jadi panutan. Tapi di balik prestasi itu, ada sisi lain yang cukup mengejutkan: banyak pelajar Korea merasa kesepian dan kurang menikmati masa remajanya.
Kemajuan pesat yang di alami negara Korea membentuk sebuah siswa dengan individu yang mandiri dan terbuka dalam ilmu dan edukasi. Kemajuan yang pesat membuat negara Korea dapat berkembang dengan baik dan tidak ketinggalan dengan negara maju di Eropa terutama. Kalo mau dibandingkan sejujurnya negara Korea merupakan negara biasa akan tetapi mampu berkembang pesat dengan negara maju lainnya di Asia. Dijuluki sebagai macan asia. Karena memang keren dan banyak sekali orang negara kita yang ingin berkunjung ke sana. Termasuk saya. Hehehe.
Menurut laporan Yonhap News (Koh, 2025), data dari PISA 2022 menunjukkan bahwa pelajar Korea usia 15 tahun meraih:
· Matematika: peringkat ke-2
· Sains: peringkat ke-2
· Membaca: peringkat ke-3
Pencapaian ini tentu tidak terjadi begitu saja. Menurut pendapat Kim Sujeong dari Hanam University:
“Ada kepercayaan kuat bahwa pendidikan bisa meningkatkan status sosial. Sistem bimbingan belajar juga sangat berkembang.”
— Kim Sujeong, Hanam University (wawancara pribadi, 7 Mei 2025)
Selanjutnya, kita juga bisa melihat faktor budaya yang lebih dalam dengan pandangan Yoon dari Dankook University:
“Korea sangat kompetitif. Banyak siswa dan orang tua mengorbankan segalanya demi masuk universitas top.”
— Yoon, Dankook University (wawancara pribadi, 7 Mei 2025).
Iya memang negara Korea Selatan ini menunjukkan taringnya dengan Pendidikan dan edukasi yang diberikan oleh pemerintah mampu mendorong kebijakan dan kebaikan yang sangat terwujud. Dengan system pemerintahan yang menuju demokrasi, Korea Selatan mampu menunjukkan taringnya di Asia. Banyaknya penghargaan dan kebaikan yang diberikan oleh pemerintah untuk kelangsungan hidup rakyatnya. Banyaknya kerja sama dengan Internasional membuat Korea Selatan mampu bertengger sebagai Macan Asia. Tidak diragukan lagi, kemajuan pesat yang di alami negara Korea Selatan menjadikan negara ginseng ini menjadi contoh pendekatan kerja sama dengan Indonesia.
Bukan diragukan lagi, semua sumber daya alam dan sumber daya manusianya sangat baik dan bersaing secara sehat dan tinggi.
Berikut data tentang negara Korea Selatan :
Dari sisi non-akademik, datanya menunjukkan hal yang kontras:
· Seni liberal: ke-5 | Kreativitas: ke-9 | Ekspresi pikiran: ke-11
· Hubungan dengan teman: ke-36 dari 37 negara OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development)
· Orang tua: ke-12 | Guru: ke-1
· Kepercayaan: ke-2 | Empati: ke-12 | Kerja sama: ke-26
· Emosi: ke-12 | Ketahanan: ke-19
· Kemandirian: ke-2 | Subjektivitas: ke-20 | Otonomi: ke-33
· Kehidupan sehari-hari: ke-27 | Waktu santai: ke-36 | Karier: ke-29
Disamping itu, kekayaan negara Korea Selatan masih di bawah kita akan tetapi mereka mampu menunjukkan taring mereka di kancah Internasional. Sungguh, kalo dibandingkan kita yang sedang bertumbuh dan berkembang memang bisa di katakan kekayaan kita lebih banyak. Akan tetapi kita sedang berbenah untuk mencapai kemajuan yang pesat juga. Mulai hari ini kita sedang berbenah agar tidak dipandang sebagai negara berkembang saja akan tetapi mampu menunjukkan taring layaknya Korea Selatan. Itu saja informasi mengenai negara Korea Selatan kali ini. Terimakasih. Silahkan mampir di artikel lainnya dengan niche Korea.♥
Sumber artikel :
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.