Sepasang Sandal yang Hilang

Seringkali kita diuji bukan dengan hal besar, tapi lewat hal-hal kecil yang tidak kita sangka. Salah satunya kehilangan sesuatu yang sederhana, seperti...

Sepasang Sandal yang Hilang

Sore itu, seorang ibu baru saja selesai shalat Ashar di masjid. Hatinya tenang, langkahnya ringan. Namun, begitu keluar, ia tertegun—sandal yang ia bawa dari rumah sudah tidak ada di tempatnya.

“Ya Allah… sandal siapa yang mirip, ya?” gumamnya sambil menoleh ke kiri dan kanan.

Rasa jengkel muncul. Sandal itu memang sederhana, tapi baginya cukup berarti. Apalagi sandal itu sering ia pakai ketika mengantar anak ke sekolah atau berbelanja di warung. Mau marah, tapi kok ya di masjid. Akhirnya ia hanya menarik napas panjang, mencoba menahan rasa kecewa.

Di jalan pulang, ia memilih untuk berjalan tanpa alas kaki. Beberapa orang melihatnya, ada yang merasa iba, ada juga yang hanya diam. Namun, dari perjalanan itu ia belajar, ternyata kehilangan sesuatu yang kecil pun bisa menjadi latihan kesabaran.

Sesampainya di rumah, sang ibu bercerita pada anaknya. Si anak justru tersenyum, lalu berkata,“Bu, mungkin sandal itu jadi rezeki orang lain. Allah kan Maha Tahu, mungkin ada orang yang lebih butuh daripada kita.”

Hatinya tersentuh. Kalimat sederhana dari mulut seorang anak mampu meredakan emosi yang sempat membuncah.

Kejadian itu mengingatkannya pada sebuah hadis Rasulullah ﷺ:"Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantikan dengan yang lebih baik." (HR. Ahmad).

Beberapa hari kemudian, tetangganya tiba-tiba memberikan sepasang sandal baru. Tanpa diminta, tanpa direncanakan. “Bu, saya ada sandal baru lebih, ini kayaknya pas buat ibu,” ucapnya sambil tersenyum. Sang ibu terharu, sambil bergumam, “MasyaAllah, benar ya… Allah selalu mengganti dengan yang lebih baik.”

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.