Segelas Air di Siang yang Panas

Kadang hal kecil bisa menjadi penolong besar. Seperti segelas air di tengah teriknya siang, ia mengajarkan kita tentang arti kebaikan yang sederhana...

Segelas Air di Siang yang Panas

Siang itu matahari terasa begitu menyengat. Jalanan berdebu, motor-motor melintas, dan orang-orang tampak tergesa-gesa mencari tempat teduh. Di pinggir jalan, seorang kakek duduk sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan tangan. Wajahnya pucat, kerutannya jelas, dan dahaga tampak menyesakkan tenggorokannya.

Seorang remaja yang baru keluar dari warung kecil melihatnya. Tanpa pikir panjang, ia membeli segelas air mineral dingin, lalu menghampiri sang kakek.

“Kek, minum dulu. Panas sekali siang ini,” ucapnya sambil tersenyum.

Kakek itu menerima dengan tangan bergetar. Air itu diteguk perlahan, matanya berkaca-kaca.

“Terima kasih, Nak. Air ini seperti obat untuk tubuh tua ini.”

Remaja itu hanya tersenyum. Ia tak menyangka, segelas air sederhana bisa membawa kebahagiaan begitu besar untuk orang lain.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sedekah yang paling utama adalah memberi air." (HR. Abu Dawud)

Sungguh benar adanya, air adalah sumber kehidupan. Dan ketika kita memberikannya dengan ikhlas, bukan hanya dahaga yang hilang, tapi juga dosa yang terhapus, pahala yang tercatat.

Beberapa hari kemudian, tanpa disangka, remaja itu mendapat kabar baik—usahanya diterima bekerja di tempat yang ia impikan. Ia yakin, itu salah satu balasan dari kebaikan kecil yang pernah ia lakukan.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.