Puisi Tentang Mimpi

Mimpiku berkali-kali membawaku gontai dan jatuh

Puisi Tentang Mimpi

Mimpiku jatuh berserakan

Bercampur debu dan kotoran

Sudah kupungut satu per satu

Bersama doa yang kembali kukemasĀ 

Tiada lagi mengasihani diri

Hanya kembali berdiri sendiri

Perjalanan ini sudah terlanjur jauh

Jiwaku pun mulai terbiasa jatuh

Terbiasa dengan luka

Terbiasa dengan kecewa

Aku terus bangkit

Karena aku percaya bahagiaku sedang Tuhan rakit

Jangan menyoal apakah ini sakit

Semua pejuang pasti tahu

Bahwa luka yang paling sakit itu

Justru yang tidak pernah terlihat

Tidak pernah terdengar

Dan tidak pernah tersentuh

Jiwa dan ragaku sudah tahu bagaimana caranya untuk sembuh

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.