(PUISI) Membumi

Kaulah pemenang sesungguhnya

(PUISI) Membumi

Mari tetap membumi

Meski segala penjuru meninggi

Menjunjung dirinya hingga menyundul langit

Sedang kau nampak mengecil

Lewat pandang mata yang aksa

Engkau sungguh kerdil

Hanya seujung kuku saja

Tiada harga

Dilenyapkan pun tiada masalah

Meski begitu

Bertahanlan untuk merendah

Bukan pertanda kalah

Hanya untuk membuktikan pada semesta

Nilaimu bukan pada materi

Tapi pada hati yang tiada prasangka

Tiada dengki

Tiada khianat

Hanya ada cinta dan kasih

Hanya ada lapang dan rela

Maka kaulah pemenang sesungguhnya

Hanya kau

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.