Di Mei kali ini
Takdir membuatku menunggu lebih lama
Bertahan seorang diri sembari berdialog dengan sunyi
Kita berjanji untuk jumpa, kan?
Dengan rasa yang sudah dimakan masa
Tapi masih tetap sama
Entah bagaimana cerita membawaku pada episode terakhirnya
Apakah ada kamu di sana?
Atau malah sosok lain yang lebih bersedia
Aku tak menjanjikan penghujung kisahmu adalah aku
Tapi, aku memohon izin
Untuk saat ini, aku ingin membawa namamu
Pada tiap tengadahku padaNya
Ini memang bukan apa-apa, Tuan!
Terimalah ini sebagai bukti
Bahwa segenap rasaku tidak pernah bercanda
Apalagi sekadar mengisi hati yang rumpang
Aku tidak sedang membuang waktu
Bagiku, menunggumu adalah keahlianku
Sungguh hanya aku
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.