Di malam yang sama
Sunyi menyergapku yang bersembunyi
Berlindung usai sekujur harapku pontang-panting
Lukaku membawaku kembali pulang padaMu
Tuhan,
Padahal sungai, laut, bahkan samudera
Sudah kuteguk tanpa sisa
Tanpa membagi setetes pun pada sesiapa
Kukira aku akan jadi yang paling berjaya
Ternyata, justru menjadi budak sesungguhnya
Begitulah dunia ini bekerja
Sedang aku tersesat
Semakin dalam semakin gulita
Aku berdiri di ujung jurang nestapa
Sambil terus berfikir
Nampaknya Melompat ke jurang boleh juga
Tenggelam di dasar jurang ini nampaknya bukan masalah
Tuhan, tolong aku
Tolong pinjamkan aku lentera Mu
Biar kususuri jalan untuk kembali
Aku ingin menyambung dialog sunyiku yang dulu bersamaMu
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.