Puisi Bersenyawa dengan Hampa

Tidakkah sudut matamu pernah menangkap senyumku?

Puisi Bersenyawa dengan Hampa

Aku masih berpetualang dengan sepi

Menapaki ruang kosong

Sebagai asing yang tak terjamah pandangmu

Kau mungkin tak sadar bahwa aku ada

Atau hanya mendengarku hanya sebatas nama

Tapi cintaku benar-benar nyata

Meski kau terlampau mustahil kuajak bersama

Apalagi mengisi hati yang rumpang?

Bagimu mungkin aku hanyalah hampa

Bersama gulana

Mengharapkanmu bak di ujung dahaga

Sedang kau yang tiada peka

Tiada rasa apa-apa

Aku yang bukan siapa-siapa

Kini hanya bisa mengandalkan doa

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.