Perempuan Penenun Kabut

"Perempuan Penenun Kabut" adalah puisi alegoris tentang seseorang yang terus memberi, terus bekerja, bahkan ketika dunia tak lagi memperhatikan. Ia menenun dari...

Perempuan Penenun Kabut

Perempuan Penenun Kabut

 

Dia bekerja sebelum fajar,  

memintal kabut pagi  

menjadi syal tipis.  

 

Orang-orang membelinya  

untuk menyeka keringat dingin,  

atau mengikat perjalanan jauh  

yang belum punya nama.  

 

Suatu hari ia tak datang,  

dan mereka menemukannya  

tertidur di bangku taman  

dengan tangan yang masih bergerak,  

seperti terus menenun  

harapan yang kosong.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.