Balik lagi dengan tampilan website yang baru ya di Tangituru berubah menjadi Nuliskuy.id. Iya jadi hari ini akan nulis mengenai artikel pengembangan strategi ketrampilan olahraga di negara Korea Selatan di masing-masing sekolah yang ada di Korea Selatan. Mau tahu lebih jauh enggak sih??? Udah penasaran belum nih kalian??? Saya saja yang buat juga penasaran, hehe. Jadi memang ketrampilan di Korea Selatan itu terutama dibidang olahraga mendapatkan pandangan oke yang mau dikupas dan dibahas. Jadi gimana sih strategi yang ada di sana mengenai bidang olahraga itu. Langsung aja yuk. Selamat membaca ya sampai habis.
Kalau kamu mengira Korea Selatan cuma serius urus boyband dan drama, pikir lagi. Negara ini ternyata juga gila-gilaan dalam hal olahraga. Nggak tanggung-tanggung, pengembangan skill olahraga siswa mereka didukung fasilitas kelas dunia—yang mungkin bikin atlet profesional di negara lain ngiri.
Olahraga = Budaya Sejak Dini
Di Korea Selatan, olahraga bukan cuma pelajaran tambahan. Ia sudah menjadi bagian dari budaya belajar dan pembentukan karakter anak-anak sejak dini. Dari SD hingga SMA, siswa dibimbing untuk punya kedisiplinan, daya juang, dan kerja tim—semua itu dibalut lewat program olahraga yang terstruktur.
Yang menarik, siswa-siswa yang punya minat dan bakat di bidang olahraga akan mendapat perhatian khusus. Bukan cuma pelatihan intensif, tapi juga akses ke fasilitas premium yang membuat mereka benar-benar bisa berkembang.
Fasilitas Latihan Bukan Kaleng-kaleng
Bayangkan latihan voli di lapangan berstandar internasional atau belajar renang di kolam setingkat olimpiade—itulah yang dirasakan siswa-siswa di Korea. Bahkan banyak sekolah yang punya fasilitas sendiri, lengkap dengan pelatih profesional, ruang recovery, hingga sistem monitoring performa layaknya tim nasional.
Pemerintah Korea juga bekerja sama dengan lembaga olahraga dan universitas untuk menciptakan ekosistem yang serius. Ini membuat jalur karier atlet dari sekolah ke profesional menjadi lebih mulus dan terarah.
Bukan Cuma Kuat Fisik, Tapi Cerdas Taktik
Program olahraga di sekolah Korea nggak hanya fokus pada fisik. Siswa juga diajarkan strategi permainan, analisis data performa, hingga aspek psikologis dalam bertanding. Bahkan, teknologi seperti wearable fitness tracker dan video analisis sudah umum digunakan dalam proses pembinaan.
Indonesia Bisa Apa???
Ini bukan soal iri, tapi refleksi. Dengan potensi besar dan anak-anak muda yang berbakat, Indonesia sebenarnya punya peluang serupa. Namun tanpa dukungan fasilitas, program pendidikan olahraga yang konsisten, dan perhatian dari pemerintah, impian melahirkan atlet kelas dunia akan terus jadi angan-angan.
Bukan berarti kita nggak bisa. Tapi kita perlu belajar, bahwa mencetak atlet juara dunia nggak bisa hanya mengandalkan semangat dan latihan seadanya. Perlu sistem, niat kuat, dan investasi jangka panjang—seperti yang sudah dilakukan Korea Selatan.Iya semuanya dapat kita usahakan dan kita latih bagaimana negara kita mau maju jika rakyatnya saja kadang tidak taat dengan peraturan yang berlaku.
Ya tinggal kita saja mau tidak berkontribusi dalam memajukan negara Indonesia ini. Semoga kalian yang baca artikel ini mulai dapat berpikir bahwa kita bisa dan mampu seperti negara Korea Selatan serta negara maju lainnya yang ada di Asia.
Jadi mau mulai berkarir dimana nih??? Bidang seni, olahrga, Pendidikan, entertainment, atau bidang lainnya??? Langsung aja kenali bakat dan minatmu ya. Tidak ada yang sempurna semuanya terjadi dengan latihan berkali-kali. Jatuh, bangkit lagi dan lakukan sampai kamu menemukan jati dirimu. Semuanya butuh latihan, karena tidak ada yang instant semuanya butuh proses. Kalian berkarir saja juga ada prosesnya kan. Yaudah yuk langsung aja lakukan. Jangan banyak berkomentar. Do the best be the best. Sesungguhnya proses adalah guru yang penuh dengan pengalaman bagaimana kamu dalam berkarya dan berkembang. Terimakasih.♥
Sumber artikel :
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.