Dari Ibu Rumah Tangga Bosen Jadi Penulis Artikel yang Ketagihan Cuan di Nuliskuy
Jadi ibu rumah tangga itu bukan hal sepele, apalagi kalau punya dua anak yang energinya kayak baterai nggak pernah habis. Pagi masak, siang beresin rumah, sore bantu anak belajar, malam masih harus siap kalau tiba-tiba ada yang nangis minta susu. Rutinitasnya gitu-gitu aja, dan jujur, lama-lama terasa membosankan juga.
Sampai suatu hari, di tengah kebosanan itu, aku mulai mikir: “Aku bisa ngapain ya biar tetap waras tapi tetap di rumah?”
Akhirnya aku coba nulis novel. Awalnya cuma buat hiburan. Ternyata, nulis tuh bikin hati agak adem — kayak ada ruang pribadi buat curhat tanpa dihakimi.
Tapi kemudian aku nemu hal lain yang lebih menarik: nulis artikel di Nulis.kuy.
Waktu pertama kali tahu, aku skeptis banget. “Emang bisa ya cuma nulis dibayar?” Tapi rasa penasaranku menang. Aku coba aja nulis satu artikel sederhana tentang keseharian, lalu kirim.
Beberapa hari kemudian, tadaaa!
Email masuk. Artikelnya dimuat.
Dan nggak cuma itu—aku dapet cuan juga! 💸
Mungkin nominalnya nggak besar, tapi rasanya kayak dapet bonus semangat baru. Ada rasa bangga yang nggak bisa dijelasin. Ternyata aku masih bisa produktif, masih bisa punya karya, dan bahkan bisa bantu nambah uang jajan tanpa harus keluar rumah.
Dari situ aku jadi ketagihan nulis. Tiap kali anak-anak tidur siang, aku bukan lagi rebahan sambil scroll medsos, tapi buka laptop dan mulai ngetik. Kadang cuma 30 menit, kadang bisa sampai lupa waktu. Rasanya menyenangkan banget bisa nulis sesuatu yang mungkin bisa dibaca dan disukai orang lain.
Dan yang paling penting, aku sadar satu hal:
✨ Nggak ada yang tahu kemampuan kita kalau kita nggak pernah berani mencoba. ✨
---
Beberapa Tips dari Aku Buat Kamu yang Pengen Coba Nulis dan Dapet Cuan:
1. Mulai dari hal sederhana.
Nggak usah mikir harus nulis yang keren atau berat. Cerita tentang pengalaman sehari-hari pun bisa menarik kalau kamu tulis dengan jujur dan hangat.
2. Jangan takut tulisanmu jelek.
Semua penulis hebat juga pernah nulis buruk. Yang penting, kirim dulu. Kadang tulisan yang kamu anggap biasa aja justru disukai banyak orang.
3. Konsisten, walau cuma seminggu sekali.
Nulis itu kayak olahraga: kalau dibiasain, makin lancar. Jangan nunggu mood datang, tapi ciptain mood dari kebiasaan nulis.
4. Nikmati prosesnya.
Nggak usah terlalu mikirin cuan dulu. Fokus ke rasa puas setelah nulis dan perasaan lega setelah berhasil menuangkan isi kepala.
5. Berani kirim karya.
Banyak yang berhenti di tahap ini karena takut ditolak. Padahal, dari kirim tulisan itulah kesempatan datang. Aku aja dulu cuma “nyoba-nyoba”, eh malah dapet cuan beneran
---
Sekarang, aku bukan cuma ibu rumah tangga yang urus anak dan dapur. Aku juga penulis — walau cuma di sela waktu anak tidur.
Dan buat kamu yang lagi mikir, “Aku bisa nggak ya kayak gitu?”
Jawabannya: bisa banget.
Coba aja dulu. Siapa tahu, tulisan pertamamu di Nulis.kuy juga bisa jadi langkah kecil menuju versi terbaik dir
imu… dan tentu aja, saldo yang tiba-tiba bertambah 😄
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.