Pernah merasa seolah hidup berjalan di tempat, sementara teman-temanmu tampak melaju begitu cepat?
Kalau kamu mengangguk, mungkin kamu sedang berada di fase quarter life crisis—masa di mana banyak orang mulai mempertanyakan arah hidupnya, biasanya terjadi di usia 20-an sampai awal 30-an.
Tenang, kamu tidak sedang menghadapi ini sendirian. Justru penting untuk memahami bagaimana menyikapi fase ini dengan cara yang sehat dan penuh kesadaran. Berikut lima langkah yang bisa kamu lakukan:
1. Terima dan Hargai Perasaan yang Muncul
Merasa takut, tidak pasti, atau rendah diri itu hal yang wajar.
Daripada menghakimi dirimu sendiri, akuilah bahwa perasaan itu valid.
Ingat, tiap individu punya jalannya masing-masing. Kamu gak perlu membandingkan perjalananmu dengan milik orang lain.
2. Sisihkan Waktu untuk Mengenal Diri Sendiri
Daripada memaksakan pencapaian yang belum tentu sesuai dirimu, cobalah berhenti sejenak dan refleksi.
Tanyakan pada diri sendiri: Apa hal yang membuatmu bahagia? Apa yang membuat hidupmu terasa berarti?
Menuliskannya di jurnal bisa membantumu memahami keinginan dan arah yang benar-benar kamu inginkan.
3. Jaga Jarak dari Tekanan Dunia Maya
Menghabiskan waktu terlalu lama di media sosial bisa memperparah rasa minder dan rasa tertinggal.
Mulailah mengatur konsumsi digitalmu. Berhenti mengikuti akun-akun yang bikin stres, dan isi feed kamu dengan konten yang mendukung pertumbuhan dan self-love.
4. Fokus pada Langkah Kecil yang Bisa Dilakukan Hari Ini
Kamu gak perlu langsung tahu tujuan besar hidupmu lima tahun ke depan.
Cukup mulai dengan hal kecil: belajar kemampuan baru, terlibat dalam kegiatan sukarela, atau membangun kebiasaan sehat sehari-hari.
Langkah-langkah kecil ini bisa jadi pijakan menuju masa depan yang lebih jelas.
5. Jangan Sungkan untuk Mencari Dukungan
Berbagi cerita dengan orang yang kamu percaya atau menemui profesional seperti psikolog bukan tanda lemah.
Sebaliknya, itu bukti bahwa kamu peduli pada kesehatan mentalmu.
Kamu tidak harus menanggung semuanya sendirian.
Penutup:
Meskipun quarter life crisis bisa membuat hidup terasa tidak pasti, justru ini bisa jadi titik balik untuk menemukan siapa dirimu sebenarnya.
Gak perlu terburu-buru. Ingat, hidup bukan soal siapa yang paling cepat, tapi bagaimana kamu menikmati prosesnya.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.