Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal menenangkan kepada publik dan pelaku pasar. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih aman dan belum menunjukkan potensi lonjakan inflasi yang mengkhawatirkan. Pernyataan ini sekaligus menjawab keraguan investor pasca reshuffle kabinet beberapa waktu lalu.
Purbaya menjelaskan, meskipun tekanan harga dari global masih ada, kondisi domestik masih terkendali. Stabilitas harga pangan dan energi, ditambah koordinasi erat antara pemerintah dengan Bank Indonesia, membuat inflasi Indonesia tetap berada dalam kisaran target.
Pernyataan ini disambut positif oleh sebagian pelaku pasar. Menurut Purbaya, investor tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan kebijakan fiskal yang memicu inflasi. “Kami tetap menjaga keseimbangan antara stimulus ekonomi dan stabilitas harga. Fokus pemerintah adalah memastikan pertumbuhan tetap berjalan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah analis menilai pernyataan Menkeu Purbaya penting di tengah ketidakpastian global. Tekanan dari kenaikan harga komoditas dunia, pelemahan ekonomi Tiongkok, dan potensi pengetatan moneter AS memang berpotensi menular. Namun, kondisi fundamental Indonesia seperti cadangan devisa yang kuat dan defisit anggaran yang terjaga memberi ruang bagi pemerintah untuk menjaga inflasi tetap stabil.
Dengan penegasan bahwa risiko inflasi masih rendah, pemerintah berharap kepercayaan investor tetap terjaga. Ke depan, tantangan terbesar adalah memastikan koordinasi fiskal dan moneter berjalan konsisten agar stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi bisa terus seimbang.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.