Luka yang Menunggu Sepi

Luka tidak hilang, hanya menanti saat rapuh untuk kembali muncul

Luka yang Menunggu Sepi

Ada luka yang tidak pernah sembuh

Bukan karena terlalu dalam

Melainkan terlalu lama dibiarkan 

 

Ia tumbuh perlahan 

Menyusup dalam senyap tahun-tahun yang tak memberi ruang untuk sembuh

 

Bukan pulih

Hanya terabaikan 

Disimpan di balik rutinitas 

Ditutupi oleh senyum yang dipaksakan 

Dan dikubur dalam diam yang memekakkan 

 

Lalu pada hari-hari sedih

Saat hati retak oleh hal yang tak berhubungan 

Ia datang tiba-tiba 

Membuka pintu-pintu ingatan yang selama ini ku hindari 

 

Padahal tidak ku panggil

Tidak ku sengaja 

Namun luka itu seperti bayangan; tak pernah benar-benar hilang

Hanya menunggu cahaya redup untuk kembali terlihat

 

Ia bukan sekadar perih

Tetapi jejak yang menetap 

Sedalam palung laut yang sunyi

Tak tersentuh cahaya 

Tak dijangkau suara

 

Dan mungkin 

Yang paling menyakitkan bukan lukanya melainkan kenyataan 

Bahwa aku terbiasa hidup

Tanpa benar-benar menyembuhkannya

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sumber foto: Canva 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.