Jakarta, 22 Agustus 2025 – Tahun 2025 menjadi saksi terungkapnya serangkaian kasus korupsi besar yang mengguncang Indonesia. Dari skandal tata kelola minyak mentah di PT Pertamina hingga pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun, kerugian negara yang ditimbulkan mencapai angka fantastis. Presiden Prabowo Subianto pun menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi dan mengembalikan dana yang telah dicuri.
---
1. Skandal Korupsi PT Pertamina: Kerugian Hampir Rp1 Kuadriliun
Kasus korupsi di PT Pertamina menjadi sorotan utama. Dugaan praktik korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Sub Holding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sejak 2018 hingga 2023 diperkirakan merugikan negara hingga Rp968,5 triliun. Pada Juli 2025, Kejaksaan Agung menetapkan 18 tersangka baru, termasuk mantan eksekutif Pertamina dan afiliasinya, yang terlibat dalam impor minyak dan bahan bakar ilegal serta pengadaan pelabuhan dan sewa terminal yang tidak sah.
---
2. Kasus Pengadaan Laptop Chromebook: Proyek Gagal Senilai Rp9,9 Triliun
Skandal pengadaan laptop Chromebook oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi sorotan publik. Proyek yang dimulai pada 2019 dengan anggaran Rp9,9 triliun ini diduga bermasalah karena uji coba sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan Chromebook tidak efektif tanpa dukungan infrastruktur internet yang memadai. Meski demikian, proyek tetap dilanjutkan, dan Kejaksaan Agung kini tengah menyelidiki dugaan korupsi terkait pengadaan tersebut.
---
3. Korupsi Dana Bantuan Sosial: Dua Pejabat Ditangkap
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan dana bantuan sosial oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan dalam distribusi dana bantuan yang seharusnya digunakan untuk membantu masyarakat miskin.
---
4. Korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI): Kerugian Rp11,7 Triliun
KPK juga mengungkap kasus korupsi di LPEI yang melibatkan pejabat internal dan pihak swasta. Modus operandi termasuk pemberian fasilitas pembiayaan tanpa analisis yang layak dan pemalsuan dokumen untuk mencairkan dana. Kerugian negara yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp11,7 triliun.
---
5. Liga Korupsi Indonesia 2025: Timah dan Minyak Dominasi
Dalam "Liga Korupsi Indonesia 2025", PT Timah dan skandal tata kelola minyak Pertamina mendominasi peringkat atas. PT Timah diduga merugikan negara hingga Rp300 triliun melalui manipulasi data ekspor dan impor timah, sementara kasus Pertamina mencatatkan kerugian hampir Rp1 kuadriliun.
---
6. Janji Presiden Prabowo: Reformasi dan Pemberantasan Korupsi
Dalam pidato kenegaraan pada 17 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi. Ia menyebutkan bahwa pemerintahannya telah menghemat $18,5 miliar dari potensi korupsi dalam anggaran negara, terutama dari perjalanan dinas dan biaya kantor. Presiden juga menyoroti praktik kartel pangan yang menyebabkan kerugian hingga $6,1 miliar per tahun dan berjanji untuk menindak tegas pelaku korupsi tanpa pandang bulu.
---
Sumber:
1. Reuters, 10 Juli 2025 – Indonesia names nine more suspects in Pertamina graft probe
2. Reuters, 23 Agustus 2025 – Indonesia anti-graft body arrests senior opposition official
3. Tempo.co, 12 Maret 2025 – Daftar 4 Kasus Korupsi yang Terungkap di Awal 2025
4. Tempo.co, 18 April 2025 – Rupa-rupa Korupsi 2025: Korupsi Pertamina, Korupsi Minyak Goreng, Sampah
5. Tempo.co, 6 Agustus 2025 – KPK Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Pengelolaan Dana Bantuan Sosial
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.