Konflik Iran-Israel Memanas: Dunia dalam Ketegangan Baru

Kembali memanasnya konflik antara Iran dan Israel sampai mereka saling jual beli serangan udara

Konflik Iran-Israel Memanas: Dunia dalam Ketegangan Baru

Pada 13 Juni 2025, Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke Iran, menargetkan fasilitas nuklir, pangkalan militer, dan sistem pertahanan udara. Serangan ini disebut sebagai respons atas dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran yang dinilai mengancam keamanan regional.Lebih dari 200 jet tempur dikerahkan dalam operasi ini, menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan puluhan personel militer Iran.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan lebih dari 100 drone bersenjata dan misil balistik ke wilayah Israel, serta memperingatkan akan menyerang pangkalan AS, Inggris, dan Prancis jika mereka ikut campur. Beberapa serangan berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. Serangan ini memperlihatkan kesiapan Iran dalam melakukan serangan langsung, bukan lagi lewat proksi seperti sebelumnya.

Akibat konflik ini, dunia menghadapi ketidakpastian besar. Harga minyak melonjak lebih dari 7%, pasar saham global terjun bebas, dan diplomasi internasional terhambat. Amerika Serikat dan negara-negara barat lainnya menyerukan agar konflik tidak melebar, namun belum ada tanda-tanda penurunan eskalasi di lapangan.

Konflik Iran-Israel ini bisa menjadi titik balik geopolitik Timur Tengah. Jika tidak segera diredam, potensi pecahnya perang regional terbuka semakin besar. Dunia kini menunggu: apakah kedua negara akan memilih jalan damai, atau melanjutkan spiral kekerasan yang bisa mengguncang stabilitas global?

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.