Kiat Membentuk Karakter Anak Menurut Psikologi

Coba cara-cara ala psikologi untuk mendidik anak

Kiat Membentuk Karakter Anak Menurut Psikologi

Memiliki anak adalah anugrah indah yang diberikan Tuhan. Namun orang tua juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendidik dan membentuk karakter anak. Tentu saja akan sedih rasanya jika ternyata anak memiliki karakter buruk yang akhirnya merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Berikut beberapa tips menurut psikologi untuk membentuk karakter anak.

1. Memberi Reward

Ketika anak berhasil melakukan sesuatu yang baik, anda bisa memberikan hadiah. Contohnya saat anak membantu mengerjakan pekerjaan rumah, anda bisa memberikan hadiah berupa mainan favoritnya. Perlu diperhatikan jangan terlalu sering memberikan hadiah. Jika terlalu sering memberikan hadiah, anak akan terlalu mengharapkan imbalan atas pekerjaannya.

 

2. Memberi Punishment

Ketika anak melakukan perilaku yang buruk, anda bisa memberikan hukuman. Contohnya jika anak berbohong, anda bisa mengurangi jatah uang sakunya atau menyuruhnya menulis permintaan maaf pada selembar kertas penuh. Hukuman yang tepat dan bijaksana dapat membuat anak menyesali kesalahannya. 

 

3. Memberi Reinforcement

Reinforcement adalah responnya untuk menguatkan perilaku, bisa positif atau negatif. Reinforcement positif menguatkan perilaku positif contohnya jika si anak berperilaku baik, anda bisa memberikan senyuman, pelukan, acungan jempol, atau pujian. Jika anak berperilaku buruk, anda bisa memberikan teguran atau tatapan kurang menyenangkan.

 

4. Token Economy

Dengan teknik token economy, anda bisa memberikan stiker bintang untuk setiap perilaku baik yang diharapkan pada anak. Jika jumlah stiker bintang telah terkumpul sesuai target, anda bisa memberikan hadiah untuk anak. cara ini pastinya menyenangkan untuk anak.

 

5. Control Antecedent

Teknik control antecedent adalah strategi manipulasi lingkungan dan kondisi untuk meningkatkan perilaku yang diharapkan atau mengurangi perilaku yang tidak diinginkan. Contoh untuk meningkatkan perilaku yang diharapkan adalah membuat kesepakatan dengan anak tentang jam belajar di rumah. Contoh untuk mengurangi perilaku buruk adalah tidak memberikan gadget untuk bermain saat jam belajar.

 

6. Cognitive Therapy

Terapi kognitif adalah memberikan dasar berpikir untuk mengekspresikan perasaan negatif, memahami masalah serta mampu mengatasi perasaan negatifnya dan mampu memecahkan masalah tersebut. Contohsti jika anak bertengkar dengan temannya, anda bisa mengajaknya berdiskusi dan memikirkan mengapa dia benci temannya. Anda bisa menguraikan masalahnya dan memberikan pengertian yang bijaksana.

Nah, itulah sederet kiat membentuk karakter anak menurut psikologi. Semoga bermanfaat!

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.