Terkadang para mertua ini sangat lucu, ketika dia memiliki menantu tapi dianggap sebagai orang asing bahkan di anggap tidak ada dan lebih parahnya dianggap saingannya. Pada hal dia dulunya juga sebagai menantu tapi kenapa bisa ya dia mengatakan menantunya hanyalah orang asing, tapi kata itu kebayakan di tujukan pada menantu perempuan.
Bagaimana perasaannya yaa kalau anak perempuannya di anggap seperti itu juga oleh mertuanya?
So, pesanku cuma satu kelak kalau kita memiliki menantu baik itu menantu perempuan atau laki laki, jangan pernah menggap mereka sebagai orang asing tapi anggaplah mereka sama seperti anak kita. Kenapa aku mengatakan ini, karena rasanya sangat sakit ketika kita di anggap orang asing dan di anggap tidak ada.
Sekali kita menyakiti hati para menantu maka akan sulit bagi mereka untuk percaya kepada kita lagi, jadi hargailah mereka jika ingin kamu juga dihargai.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.