Kata Baru yang Lahir di Pembuka Tahun 2025: Kuadriliun!

Kuadriliun merupakan angkayang menunjukkan 1000 triliun atau 1.000.000.000.000.000

Kata Baru yang Lahir di Pembuka Tahun 2025: Kuadriliun!

Di awal tahun 2025,  Indonesia dikejutkan dengan kata “baru” yang sedang hangat dibicarakan. Kata tersebuat adalah kuadriliun. Kuadriliun adalah sebuah angka yang menunjukkan 1.000 triliun atau 1015. Kebayang gak tuh berapa banyak nol yang berjejer di belakangnya. Iya betul, angka nol berjejer sebanyak 15 atau bisa ditulis 1.000.000.000.000.000. Angka ini merupakan angka yang sangat fantantis ditengah keterbatasan masyarakat Indonesia.

Untuk mengingatkan kembali, kata kuadriliun ini muncul saat kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina tahun 2018 - 2023 mencuat di permukaan. Kejagung menyebutkan kerugian negara mencapai 193,7 triliun, namun perhitungan ini merupakan perhitungan selama satu tahun. Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka, mereka berasal dari pihak Pertamina dan pihak swasta. Besaran kerugian tersebut merupakan akumulasi dari beberapa tindakan melawan hukum pada tahun 2023.

Apakah benar kerugian negara mencapai 1000 triliun? Pihak Kejagung tidak mengiyakan ataupun membantah pernyataan tersebut. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, pihaknya tidak pernah menyebut angka tersebut secara matematis. Akan tetapi, jika modus dan nilainya sama, dapat dibayangkan besaran nilainya selama kurun waktu tersebut (2018-2023) karena yang diumumkan adalah perhitungan setahun

Pihak Kejagung dan penyidik terus mendalami kasus ini. Hal ini diperkuat dari dukungan presiden dan publik. Kejagung diharapkan membuka kasus ini seluas-luasnya sehingga hak publik mendapat BBM yang berkualitas dapat dipulihkan. Seperti yang kita tahu, saat itu kepercayaan masyarakat benar-benar menurun pada pemerintah, mereka lebih memilih beli BBM di pihak swasta walaupun jatuhnya agak mahal sedikit, tetapi BBM yang diterima sesuai.

Masyarakat pastinya mengharap Kejagung dapat mengusut tuntas kasus ini, tidak hanya berhenti pada tersangka-tersangka yang sudah ditetapkan. Tetapi juga secara menyeluruh, dari hulu ke hilir. Sehingga, masyarakat Indonesia dapat membeli BBM dengan rasa aman, tidak ragu akan membeli produk dari Pertamina (Pemerintah) karena kualitas sudah sesuai.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.