Pernah gak kamu merasa kehilangan semangat buat melakukan apa pun, meskipun sebenarnya banyak hal yang ingin kamu capai? Bukan berarti kamu malas. Bukan juga berarti kamu tidak punya keinginan. Bisa jadi, kamu hanya belum tahu harus mulai dari mana.
Dan itu sepenuhnya manusiawi.
1. Jangan Cuma Bermimpi, Tetapkan Tujuan yang Spesifik
Banyak orang bilang, "Aku ingin berhasil." Tapi berhasil seperti apa? Kalau kamu gak punya bayangan yang jelas, otakmu kesulitan untuk mengambil langkah pertama. Mulailah dengan merinci tujuanmu secara konkret:
-
“Aku akan menabung 1 juta rupiah setiap bulan mulai bulan Agustus.”
-
“Aku ingin menyelesaikan satu buku setiap minggu.”
2. Mulailah dari Sesuatu yang Kecil Tapi Dilakukan Secara Konsisten
Perubahan besar berasal dari kebiasaan kecil yang terus dilakukan. Ketimbang langsung berlari 5 kilometer, kenapa tidak awali dengan jalan kaki 10 menit setiap pagi? Kamu gak perlu motivasi besar di awal—yang kamu butuhkan hanyalah langkah awal yang kecil, tapi berkelanjutan.
3. Tetapkan Jam Mulai, Jangan Sekadar Bilang ‘Nanti’
Mengatakan "nanti aja ngerjainnya" membuat otak cenderung menunda terus. Tapi kalau kamu berkata:
-
“Pukul 19.00 nanti aku akan menulis selama 10 menit.”
Itu memberi sinyal kuat ke otak untuk bertindak. Waktu yang jelas mendorong aksi nyata.
4. Maafkan Dirimu Jika Tidak Konsisten Sepenuhnya
Sehari gak produktif? Itu hal yang normal. Dua hari kewalahan? Masih bisa dimaklumi. Yang penting, kamu tetap mau kembali mencoba.
Self-improvement bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang kemauan untuk terus berkembang.
Penutup:
Jadi, kalau lain kali kamu merasa tidak termotivasi, coba tanyakan:
-
“Apa aku benar-benar malas, atau hanya belum menemukan langkah pertama?”
Mulailah dari satu aksi kecil. Satu paragraf. Satu langkah sederhana.
Karena kamu tidak sendiri. Dan kamu mampu melakukannya.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.