Malam minggu, suasana kos sangat sepi karena sebagian penghuni kos pada pergi ke luar kota. Udin merupakan penjaga kosan sedang melaksanakan tugas jaga malam hari. Dia membuka pintu kamar 115 yang merupakan dulunya bekas gudang dan kini menjadi kamar kosan.
Udin membersihkan kamar 115 karena kemarin ada penghuni menginap di kamar ini. Dia melepas sprei kasur, bantal, dan guling di tempat tidur yang kemudian di taruh di keranjang.
"Selamat malam, mas." Sapa sosok wanita berdiri di balik pintu.
Udin melihat balik dia memakai baju dress panjang berwarna hijau telur asin dengan rambut hitam panjang yang rapi. "Selamat malam juga, mbak." Dia langsung menghampirinya dengan bahagia melihat paras cantik wanita itu.
"Ada apa ya, mbak?" Tanya Udin dengan senyum.
"Saya disini mau menginap di kamar ini." Kata dia.
Udin menjawab, "Mbak harus ke resepsionis di lobi depan untuk pesan kamar. Kalau boleh tahu nama mbak siapa?"
Wanita itu mengulurkan tangan kanan, "Nama saya Asti dari Jakarta. Saya disini menginap hanya dua hari."
Udin membalas jabat tangannya, "Saya Udin. Saya penjaga kos disini. Ngomong - ngomong, Mbak Asti cantik sekali dan manis seperti gula." Dia memuji Asti.
Asti tersipu malu, "Ah biasa aja, Mas Udin. Sudah berapa lama kerja disini?"
"Sudah 3 tahun, mbak. Hehehe..."
"Kalau begitu, saya ke lobi dulu buat pesan kamar ini. Duluan ya, pak." Asti tersenyum lalu langsung meninggalkan Udin.
"Iya, mbak." Udin bahagia sekali pertama kali melihat wanita cantik seperti Asti. "Masha Allah, cantik banget wanita itu. Mana tangannya halus pula terus badannya wangi seperti melati. Ah, rasanya hati ini berbunga - bunga ahay!" Ujarnya dengan ekspresi senang.
***
Setelah membereskan kamar kosan 115, dia pergi ke lobi. Dia melihat Asti tidak ada di lobi. Udin pun langsung menghampiri Somad yang merupakan resepsionis kos. "Mas Somad, lihat ada cewek cantik terus rambutnya panjang, cantik, terus bajunya dress hijau telur asin?" Udin bertanya.
"Tidak ada, din. Disini aja pada sepi gak ada yang duduk di lobi. Memangnya ada apa?" Somad bertanya balik.
"Tadi ada cewek ingin pesan kamar 115 ingin pesan kamar buat nginap. Terus, kata aku suruh dia ke lobi buat pesan kamar." Jelas Udin.
"Memangnya nama dia siapa?" Tanya Somad penasaran
"Namanya Asti." Kata Udin.
Somad mengecek di buku daftar nama tamu menginap. "Enggak ada namanya Asti." Ujar Somad.
Udin sangat syok tidak ada namanya Asti di daftar buku tamu, "Astaghfirullah, jangan - jangan dia bukan manusia."
"Wah, berarti kamu salaman dengan mbak cantik alias kuntilanak nih!" Seru Somad dengan ekspresi merinding.
"Ya Allah, benar - benar merinding banget!" Udin sangat tidak menyangka ternyata Asri bukan manusia. Sungguh malam minggu di kosan yang mengerikan.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.