Sejak 14 Mei 1948, sebuah negara telah berdiri dan pada awalnya tidak diterima oleh semua negara tetangganya. Ya. Israel telah ditakdirkan untuk terus berperang dengan negara lain. Sejumlah perang telah terjadi antara Israel dan negara-negara Arab tetangganya seperti pada 1948, 1967 dan 1973 dan berakhir dengan genjatan senjata serta perjanjian damai dengan sejumlah negara Arab.
Namun , dalam sepekan ini, Israel mentarget sejumlah negara Arab dengan berbagai alasan yang berbeda- beda. Berikut negara- negara Arab yang menjadi sasaran Israel dalan sepekan ini :
1. Palestina
Palestina adalah akar masalah utama di Kawasan Timur Tengah, Negara ini masih terus berurusan dengan Israel karena beberapa wilayahnya dicaplok Israel. Sejatinya Palestina telah memproklamasikan kemerdekaan mereka di Tunisia pada 1988 dengan wilayah jalur Gaza yang dilepas Mesir melalui perjanjian Camp David dengan Israel pada 1979 dan Tepi Barat yang dilepas oleh Yordania. Namun Yordania sendiri telah kehilangan wilayah tersebut ke tangan Israel sejak Perang Enam Hari 1967. Dengan demikian hingga hari ini Wilayah Palestina Tepi Barat yang mereka klaim masih diduduki Israel. Sementara Gaza masih diblokade Israel. Konflik Gaza memanas Kembali sejak 7 Oktober 2023 hingga kini. Saling serang antara kelompok Hamas dan Tentara Israel telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan ratusan warga Israel. Konflik ini akan sulit diselesaikan karena kedua pihak saling mengklaim tidak menerima genjatan senjata.
2. Yaman
Sejak konflik Gaza 2023, Yaman kerap menunjukkan solidaritasnya kepada Palestina dengan meluncurkan sejumlah rudal kearah Israel. Selain itu Kelompok Houthi yang mengontrol Yaman juga melakukan Blokade dan serangan kepada kapal-kapal Israel dan sekutunya di Selat Babel Mandeb (Teluk Aden ) dan Laut Merah. Serangan yang dilakukan Israel terhadap Yaman adalah dalam rangka menumpas kelompok Houthi yang mengendalikan Sebagian besar Wilayah Yaman.
3. Lebanon
Negara Arab kecil ini juga kerap menjadi sasaran serangan Israel karena letaknya yang memang berdekatan dan menjadi ajang dan medan konflik Timur Tengah. Pada 1975-1990 terjadi Perang Saudara di Lebanon anatar kelompok Sosialis, Muslim dan militant Palestina yang didukung Suriah sejak 1978 dan Kelompok Kristen dan Nasionalis yang didukung Israel.Pada 1982, Lebanon juga menjadi ajang perang antara Isreal yang berusah mengusir Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dengan Suriah sebagai Pasukan Penjaga perdamaian yang ditugaskan negara-negara Arab melalui perjanjian Thaif 1976. Dan saat Ini Lebanon menjadi sasaran karena Israel menyasar kelompok Hizbullah yang di dukung Iran.
4. Suriah
Suriah sangat wajar menjadi sasaran Israel, Sejak berdirinya Israel, Suriah selalu turut serta dalam mengirim tantara Bersama negara- negara Arab lainnya melawan Israel dan hingga kini tidak pernah berdamai dengan Israel. Namun Israel kini dengan terang- terangan berani melanggar kedaulatan Suriah setelah jatuhnya Rezim Bashar Assad pada Desember 2024. Sejak saat itu, memanfaatkan ketidakstabilan Suriah dan lemahnya pemerintahan sementara, Israel berani menjarah wilayah- wilayah Suriah dengan tujuan mencegah kelompok- kelompok militant menguasai senjata dan melindungi komunitas Druze.
5. Tunisia
Dibanding dengan negara- negara Arab diatas, sebenarnya Tunisia tidak pernah berbenturan langsung dengan Israel. Namun menjadi sasaran Ketika ada kelompok yang kaitannya dengan Palestina berada disana. Seperti Ketika PLO bermarkas disana pascaa terusir dari Lebanon dan juga saat ini Israel menyerang sebuah misi dari berbagai negara untuk menembus Blokade Gaza yang sedang berlabuh di Tunisia.
6. Qatar
Sama dengan Tunisia, Qatar juga tak pernah terlibat perang langsung dengan Israel. Namun keberadaan kelompok Hamas disana pasca kelompok itu memutuskan meninggalkan Suriah pada 2012 membuat Qatar menjadi serangan Israel baru- baru ini
Sekian
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.