Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor baru dengan menembus angka Rp2.006.000 per gram pada perdagangan Sabtu ini. Kenaikan ini menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman (safe haven).
Kenaikan harga tersebut terjadi setelah lonjakan harga emas dunia yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Eropa Timur dan penurunan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama. Harga emas dunia saat ini tercatat mendekati USD 2.400 per troy ounce.
Harga Emas Hari Ini (Antam 24 Karat):
-
1 gram: Rp 2.006.000
-
5 gram: Rp 9.760.000
-
10 gram: Rp 19.450.000
-
100 gram: Rp 194.800.000
Sementara itu, harga buyback (harga jual kembali) juga mengalami kenaikan menjadi Rp1.880.000/gram, memberikan angin segar bagi investor yang hendak merealisasikan keuntungan.
Faktor Pendorong Kenaikan:
-
Geopolitik Global
Konflik yang terus memanas di Ukraina dan Timur Tengah membuat investor berbondong-bondong mengalihkan aset ke emas. -
Suku Bunga AS
Federal Reserve menahan kenaikan suku bunga, membuat aset non-yield seperti emas semakin menarik. -
Permintaan Domestik Meningkat
Momentum libur sekolah dan Hari Raya Idul Adha mendorong konsumsi emas fisik, baik sebagai perhiasan maupun investasi.
Analisis Pakar
Menurut analis dari PT Valbury Sekuritas, harga emas bisa terus menguat dalam beberapa bulan ke depan jika ketegangan global tak kunjung mereda.
“Kita bisa melihat harga Antam mencapai Rp2,1 juta jika harga emas dunia menyentuh USD 2.500,” ujar M. Wahyu Firmansyah, analis komoditas senior.
Imbauan untuk Investor:
Pakar menyarankan masyarakat tetap bijak dalam berinvestasi emas, terutama memperhatikan:
-
Spread harga jual dan beli
-
Tujuan investasi jangka panjang
-
Autentikasi produk (pastikan bersertifikat Antam atau UBS)
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.