Fenomena Tidak Biasa! Remaja Ini Hamil Meski Tanpa Hubungan Intim

wanita ini hamil dengan cara yang tidak biasanya, langka banget!

Fenomena Tidak Biasa! Remaja Ini Hamil Meski Tanpa Hubungan Intim

Jakarta - TangiTuru.com, Lebih dari tiga dekade yang lalu, dunia medis dikejutkan oleh sebuah kasus aneh di mana seorang remaja perempuan di Lesotho, Afrika Selatan, mengalami kehamilan setelah menelan sperma. Perempuan yang namanya tidak diungkapkan itu baru berusia 15 tahun.

Kisahnya dimulai ketika ia datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut yang parah dan tidak menentu.

Setelah pemeriksaan, terungkap bahwa ia tengah hamil sekitar sembilan bulan, meskipun dirinya tidak menyadari adanya kehamilan tersebut.

Kontraksi rahimnya berlangsung teratur, dan posisi janin sudah siap untuk dilahirkan.

Kasus unik ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics & Gynaecology pada tahun 1988, berjudul 'Kehamilan Melalui Oral: Implikasi Penjalaran Sperma Via Saluran Pencernaan pada Pasien dengan Vagina Aplastik'.

Dilansir dari Live Science, remaja tersebut pernah dirawat di unit gawat darurat yang sama 278 hari sebelumnya, setelah mengalami luka tusuk di bagian perut atas.

Luka tersebut disebabkan oleh sebuah pisau yang menembus dinding perutnya dan mengakibatkan dua luka di lambung.

Setelah penanganan, ia diperbolehkan pulang.

Beberapa bulan kemudian, saat masa pemulihan pasca operasi caesar, ia menceritakan kepada seorang perawat bahwa insiden penusukan terjadi setelah mantan kekasihnya menemukan ia sedang melakukan seks oral dengan kekasih barunya.

Para dokter menyimpulkan bahwa setelah insiden tersebut, sperma yang ditelannya berpindah ke organ reproduksinya melalui robekan pada saluran pencernaan, yang kemudian menyebabkan kehamilan.

Umumnya, pembuahan terjadi saat sperma masuk ke dalam sistem reproduksi wanita melalui vagina. Lingkungan asam dalam saluran pencernaan tidak ideal bagi sperma. Namun, air liur memiliki pH yang lebih netral, yang memungkinkan sperma bertahan lebih lama.

pH diukur dalam skala dari 0 hingga 14, dengan angka yang lebih rendah menunjukkan tingkat keasaman yang lebih tinggi.

Lambung memiliki pH antara 1,5 hingga 3,5, sedangkan air liur rata-rata memiliki pH sekitar 6,7.

Ini mungkin menjelaskan mengapa sperma dalam kasus ini masih bisa bertahan setelah ditelan.

Menurut laporan tersebut, dokter juga mencurigai bahwa keberlangsungan hidup sperma mungkin dipengaruhi oleh kondisi gizi gadis itu yang menurun setelah penusukan.

Selanjutnya, saat dokter memeriksa bagian luar sistem reproduksi pasien, mereka tidak menemukan lubang vagina.

Sebaliknya, ditemukan lekukan dangkal yang tertutup kulit di antara labia minora dan di bawah meatus uretra, area tempat urine dikeluarkan.

Kondisi di mana vagina tidak ada atau tertutup dikenal sebagai atresia vagina distal, yang diperkirakan terjadi pada 1 dari 4.000 hingga 10.000 bayi perempuan yang dilahirkan.

Akhirnya, dokter memberikan anestesi spinal dan melakukan operasi caesar darurat. Remaja ini berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat dengan berat 2,8 kilogram, menurut laporan kasus tersebut.

Pemeriksaan pasca persalinan menunjukkan bahwa rahim pasien terhubung dengan vagina yang hanya memiliki kedalaman 2 sentimeter.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.