Eskalasi Konflik Besar antara Israel dan Iran — Juni 2025

Pada Juni 2025, konflik bersenjata antara Israel dan Iran memuncak. Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke fasilitas nuklir dan militer Iran, menewaskan...

Eskalasi Konflik Besar antara Israel dan Iran — Juni 2025

Pada dini hari 13 Juni 2025, Israel melancarkan serangan udara dan drone masif ke Iran, menargetkan fasilitas nuklir dan militer utama, termasuk situs Natanz dan Isfahan. Operasi ini melibatkan lebih dari 200 pesawat dan 300 munisi yang ditembakkan ke sekitar 100 lokasi, dengan dukungan intelijen Mossad melalui sabotase sistem pertahanan Iran.

Akibatnya, tewas puluhan—termasuk dua pemimpin militer teratas Iran, Mayor-Jenderal Mohammad Bagheri dan Jenderal Hossein Salami—serta beberapa ilmuwan nuklir.

Sebagai balasan, Iran melancarkan lebih dari 150 rudal balistik dan memanfaatkan lebih dari 100 drone dalam beberapa gelombang, menjatuhkan serangan ke kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan Yerusalem . Unit Iron Dome dan sistem pertahanan AS berhasil mencegat sebagian besar, meski beberapa rudal berhasil menyebabkan mati, luka, dan kerusakan properti di Tel Aviv

Dampak & Eskalasi

  • Korban jiwa: Menurut Iran, sekitar 78 orang tewas dan 320 luka-luka akibat serangan Israel; di Israel dilaporkan minimal 2 korban tewas dan puluhan luka—dengan satu wanita tewas akibat rudal Iran.

  • Intervensi AS: Amerika Serikat turut membantu mencegat rudal Iran dan mengerahkan sistem pertahanan di wilayah sekitar.

  • Reaksi global: Seruan de‑eskalasi disuarakan PBB, sementara beberapa negara menegaskan dukungan atas hak pembelaan diri Israel.

Potensi Risiko

Para analis internasional memperingatkan konflik bisa menyebar ke negara-negara teluk dan melibatkan aktor seperti Houthi di Yaman, Hezbollah, serta militer AS di kawasan . Ini juga dapat mengganggu negosiasi nuklir AS–Iran yang saat ini sudah tertunda.

Sumber

The Guardian: Laporan langsung mengenai gelombang rudal Iran menarget Tel Aviv dan Yerusalem, serta rincian operasi Israel “Operation Rising Lion”.

Reuters: Peliputan tentang serangan udara Israel, balasan misil Iran, dukungan AS lewat sistem pertahanan, dan kekhawatiran eskalasi konflik.

Reuters: Liputan khusus mengenai operasi “True Promise III” Iran dengan rincian jumlah rudal dan drone balasan, jumlah korban, serta nama kode operasinya.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.