Cara Mengatasi Rasa Ragu Saat Menulis

Menulislah dan hilangkan keraguan.

Cara Mengatasi Rasa Ragu  Saat Menulis

Salam manis untuk para penulis. Menulis sudah menjadi salah satu hobi yang trend dikalangan gen Z. Menulis bukan lagi ajang mencafi jati diri lewat tulisan, melainkan dapat menjadikan sebagai warisan yang bisa ditinggalkan lewat karya tulis yang bisa dibaca anak cucu dikemudian hari.

Tapi, ternyata menulis pun masih menjadi salah satu hobi yang sulit untuk dijalani. Apalagi bagi para pemula yang selalunragu untuk memulainya. Nah, pada kesempatan ini saya akan menulis beberapa tips mengatasi keraguan rasa ragu saat menulis.

Mengatasi rasa ragu saat menulis bisa dilakukan dengan beberapa cara:

1. Mulai Menulis:

Tulis apa saja yang terlintas di pikiran tanpa memikirkan kesempurnaan. Ini akan membantu mengalirkan ide dan mengurangi rasa ragu. Jangan pernah menunggu sempurna, jangan pernah menunggu mood. Tulislah apa yang terlintas dibenakmu. Tulislah apa yang sudah kamu baca, nonton, dengar dan hal-hal dan pengalaman baru yang kamu dapatkan.

2. Buat Jadwal Menulis:

Tentukan waktu khusus untuk menulis setiap hari, sehingga menjadi kebiasaan dan membantu meningkatkan kepercayaan diri. Menulis setiap hari akan membantu meningkatkan kreatifitas dalam menulis. Tulisan pun bisa berkembang dengan seiringnya latihan menulis setiap hari. Buatlah jadwal yang pas dengan kesibukanmu. Kamu bisa memulainya saat subuh atau setelah subuh. Jika itu berat kamu bisa menggunakan waktu luang untuk menulis. 

3. Baca dan Pelajari:

Membaca karya orang lain bisa memberikan inspirasi dan wawasan tentang teknik penulisan yang berbeda. Carilah buku dan bahan baca sesuai dengan tema yang kamu sukai akan membantu kamu lebih dekat dengan bacaan. Baca juga karya-karya penulis yang kamu senangi. Misalnya Hujan karya Tere Liye, Laskar Pelangi milik Andrea Hirata, atau novel-novel bunda Asma Nadia. 

4. Tentukan Tujuan:

Menetapkan tujuan menulis yang spesifik bisa membantu meningkatkan motivasi dan fokus. Karena, tujuan menulis sangatlah penting. Ia akan menjadi pengingat saat kamu tidak memiliki motivasi untuk menulis. Maka, bulatkan niat yang kokoh.

5. Gunakan Sumber Belajar:

Sumber belajar yang dimaksud adalah buku. Kamu bisa mencari buku atau e book gratis yang bisa kamu dapatkan diaplikasi baca yang sudah disediakan. 

6. Bergabung dengan Komunitas Menulis:

Berbagi pengalaman dengan penulis lain bisa memberikan motivasi dan umpan balik yang konstruktif. Nuliskuy sendiri sudah punya wadah yang bisa kamu ikuti. 

7. Jangan Takut Gagal:

Ingat bahwa setiap penulis pernah mengalami keraguan. Yang penting adalah terus menulis dan belajar dari pengalaman. Karena kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Ia hanyalah proses dari sebuah tujuan. Bukankah air sumur yang keruh juga harus melewati masa keruh yang panjang?

Dengan menerapkan beberapa cara di atas, rasa ragu saat menulis bisa perlahan-lahan diatasi.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.