Air putih adalah salah satu nikmat terbesar yang sering kita lupakan. Ia tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak punya rasa. Tapi justru karena kesederhanaannya, semua orang bisa menerimanya tanpa menolak.
Coba kita renungkan. Saat kita haus, air putih mampu menghapus dahaga lebih cepat daripada minuman manis sekalipun. Padahal ia tidak punya rasa istimewa. Begitu juga dalam hidup—kadang yang kita butuhkan bukan kemewahan atau sesuatu yang berlebihan, melainkan hal sederhana yang tulus.
Rasulullah ﷺ pun mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, bahkan terhadap air putih. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa dua nikmat yang sering dilupakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang. Air putih adalah bagian dari kesehatan itu, tapi sering kita abaikan karena terlalu sederhana.
Cerita sederhana:
Di sebuah rumah sederhana, seorang ayah pulang kerja dengan wajah lelah. Anak kecilnya menyambut dengan segelas air putih. Sang ayah meminumnya perlahan, lalu tersenyum bahagia. Ia berkata, “Nak, terima kasih. Segelas air putih ini rasanya lebih nikmat daripada minuman apapun, karena kau memberikannya dengan cinta.”
Bukan airnya yang membuat bahagia, tapi ketulusan hati anak itu. Dari cerita ini kita bisa belajar, bahwa kebaikan kecil yang dilakukan dengan ikhlas mampu menghadirkan kebahagiaan besar.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.