Bayangin sekolah seharian terus lanjut les sampai tengah malem???Sanggup enggak kalian??? Di Korea, ini nyata, Namanya Hagwon Culture bahkan ada istilah Yaja 야자 alias belajar malam di sekolah. Hasilnya??? Korea jadi salah satu negara dengan tingkat kelulusan tinggi dan skor PISA terbaik di dunia. Iya di Korea belajar dari pagi sampai malem merupakan hal yang standart dilakukan ya kawan.
Di Korea Selatan, waktu belajar 9 hingga 10 jam per hari adalah hal yang umum, terutama di tingkat sekolah menengah atas dan untuk persiapan masuk universitas. Durasi ini mencakup jam sekolah formal (sekitar 8 jam sehari) dan waktu belajar tambahan di akademi atau les swasta yang disebut hagwon.
Perincian Jam Belajar
Jam Sekolah: Waktu belajar di sekolah bisa berlangsung sekitar 8 jam per hari, seringkali dari pukul 8 pagi hingga 4 sore.
Kegiatan Tambahan: Setelah sekolah, banyak siswa mengikuti kelas-kelas tambahan di hagwon hingga larut malam, terkadang sampai pukul 10 atau 11 malam, untuk meningkatkan persiapan ujian masuk universitas.
Total Waktu: Menggabungkan jam sekolah dan hagwon, total waktu belajar sehari bagi siswa di Korea Selatan bisa mencapai 12 hingga 16 jam.
Mengapa Intensitas Belajar Tinggi?
Budaya Pendidikan: Ada budaya kuat untuk belajar sebanyak mungkin demi masuk universitas terbaik.
Persaingan Ketat: Persaingan untuk masuk universitas negeri yang bergengsi sangat tinggi, dan nilai ujian masuk universitas (Suneung) menjadi penentu masa depan.
Tekanan dan Stres: Tingkat tekanan yang tinggi untuk mendapatkan nilai sempurna ini dapat menyebabkan stres di kalangan siswa.
Perbedaan Budaya Belajar
Disiplin: Sistem pendidikan di Korea Selatan dikenal sangat disiplin dan terstruktur, dengan penekanan kuat pada kepatuhan terhadap aturan dan rasa hormat kepada guru.
Fokus pada Hasil: Metode belajar sangat berorientasi pada hasil ujian, sehingga konsentrasi diarahkan pada pencapaian nilai tinggi.
Tips belajar dari pelajar Korea
- · Jika kamu ingin menerapkan etos belajar yang serupa, beberapa strategi yang bisa diterapkan adalah:
- · Tetapkan tujuan yang jelas: Fokuskan energi Anda untuk mencapai target tertentu, seperti yang dilakukan siswa Korea saat mempersiapkan diri untuk ujian.
- · Blokir waktu (time blocking): Gunakan aplikasi atau metode untuk membagi waktu Anda menjadi blok-blok khusus untuk setiap mata pelajaran, sehingga Anda bisa belajar secara lebih terfokus.
- · Fokus pada efektivitas, bukan hanya durasi: Beberapa siswa Korea yang sukses menekankan bahwa yang terpenting adalah seberapa fokus kamu saat belajar, bukan hanya berapa lama durasinya.
- · Cari motivasi: Budaya yeol-gong di Korea didorong oleh motivasi yang kuat. Temukan alasan yang kuat mengapa kamu ingin belajar keras, seperti tujuan karier atau pengembangan diri.
Mengapa belajar dalam waktu lama?
- · Persaingan ketat: Sistem pendidikan di Korea Selatan dikenal memiliki standar akademik yang tinggi dan persaingan yang sangat intens. Hal ini mendorong siswa untuk belajar ekstra keras agar bisa diterima di universitas terbaik.
- · Nilai budaya: Budaya menghargai kerja keras (yeol-gong) dan hasil yang tinggi. Bagi banyak siswa dan keluarga, masuk universitas bergengsi adalah kunci untuk kesuksesan di masa depan.
- · Tekanan sosial: Tekanan dari orang tua, guru, dan teman sebaya juga menjadi faktor pendorong utama. Sebuah survei bahkan menunjukkan bahwa beberapa siswa merasa takut gagal jika tidak belajar keras.
Jadi gimana nih kalian sanggup enggak belajar di Korea Selatan??? Kembali lagi dengan menciptakan kebiasaan seperti itu mungkin tingkat kelulusan di sana sangat tinggi dan saingannya sangat berat ya. Hehehe. Gimana enggak setiap jenjang Pendidikan memiliki waktu sendiri dalam belajar. Mulai dari yang masih TK, SD, SMP, SMA hingga kuliah. Langsung aja ya bagi yang ingin melanjutkan Pendidikan di Korea Selatan silahkan dibaca. Terimakasih.♥
Sumber artikel :
https://blog.hellocation.id/tips-belajar-ala-pelajar-korea-selatan/
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.