Menulis Quote, si Ringkas yang Sarat Makna

Ada begitu banyak jenis tulisan. Dari sekian banyak, paling menarik adalah menulis quote. Apa sebenarnya menulis quote itu? Berikut penjelasannya.

Menulis Quote, si Ringkas yang Sarat Makna

Kita tentu sering membaca beberapa karya tulis, baik berupa buku cetak maupun buku elektronik. Rata-rata bacaan tentu membawa pesan dan maksud tertentu. 

Seperti halnya buku-buku bacaan anak yang banyak mengandung pesan moral untuk pendidikan anak. Atau cerita fiksi berupa humor yang tujuannya menghibur. Sebagaimana sebuah karya tulis, ditulis untuk menyampaikan sebuah pesan. Selain disisipkan lewat tulisan, ada juga tipe penulis yang menarik perhatian karena kemampuannya dalam menuturkan sebuah cerita dan menyampaikan maknanya dalam sebuah quote atau kutipan.

Melansir pada Kompas, quote adalah kutipan dari sebuah teks atau pidato yang biasa kita temui dalam sebuah ilustrasi. Adapun tujuannya ada beberapa hal. Dalam bidang akademis bisa untuk mendukung argumen penulis. Sedangkan pada ilustrasi seperti poster, biasanya quote berupa kata-kata bijak yang bertujuan memotivasi ataupun mengingatkan.

Biasanya, quote tercipta atas sebuah pemikiran atas peristiwa yang terjadi. Bisa jadi kita bahkan sering membuatnya tanpa kita sadari. Karena umumnya quote bermuatan motivasi atau reminder yang lahir dari sebuah renungan dan kontemplasi diri.

Kita bahkan sering menemukan quote di tayangan televisi, khususnya program-program yang mengulas sejarah. Tak jarang di akhir tayangan terdapat sebuah quote atau kutipan yang berisi pesan menggugah bagi siapapun untuk lebih mengenang serta mengingat sebuah peristiwa. Atau sebuah pesan untuk lebih bersyukur dan menghargai ciptaan Yang Maha Kuasa pada acara bertema petualangan alam.

Lantas sejatinya bagaimana cara membuat quote? Karena quote berbeda dengan puisi atau jenis fiksi lain, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Dalam membuat quote, buatlah seringkas mungkin. Jika bisa, buatlah quote seolah terbaca satu hembusan napas. Jadi tidak perlu panjang lebar menuliskannya. Kita hanya perlu fokus pada inti pesan yang akan disampaikan.

Langkah berikutnya adalah, gunakan diksi yang mudah dimengerti. Kita tidak perlu menggunakan bahasa yang puitis, karena hal ini bisa menimbulkan multi tafsir. Jika ingin menggunakan gaya bahasa atau majas, kita bisa menggunakan majas personifikasi atau metafora sederhana. Sebagai contoh," alam seolah berteriak melihat tingkah manusia yang suka membuang sampah sembarangan." Atau contoh lain seperti," ketika manusia tak lagi berkuasa, masih ada Yang Maha Kuasa". 

Selanjutnya, jika kita ingin menambahkan ilustrasi, pilihlah ilustrasi gambar yang sesuai dengan isi pesan. Jika sulit menemukan gambar yang tepat, kita cukup membubuhkan tanda kutip sebagai ciri khas penulisan quote dengan latar belakang warna-warna netral.

Siapapun bisa membuat quote atau kutipan berdasarkan pengalaman pribadi atau hikmah yang kita ambil dari kisah orang lain. Obrolan santai dengan teman, saudara bahkan orang tua pun terkadang sarat dengan quote. Tak sedikit pula kita membuat kata-kata penyemangat yang ditempel pada halaman buku atau dinding kamar. Hal ini membuktikan bahwa quote atau kutipan akrab dalam kehidupan kita sehari-hari.

Di samping bahasanya yang ringkas, penulisan quote juga bisa diaplikasikan pada home decor atau hiasan dinding. Bagi Anda yang gemar nongkrong atau makan di luar. Tentu sangat mudah menemukan quote dalam bentuk hiasan dinding. Bagi Anda yang gemar bermedia sosial, kini bahkan bisa menjual karya quote yang Anda buat agar lebih bernilai. Anda bisa bergabung pada Kelas Menulis Quote sebagaimana yang ditawarkan pada Indscript Creative. Di sini quote yang Anda buat akan dibeli dengan harga yang lumayan. 

Hal utama saat ingin menuliskan sebuah quote adalah menulis dengan hati yang jernih. Karena makna sebuah quote akan lebih mengena saat disampaikan dengan bahasa yang halus, bukan berapi-api apalagi emosi. Jika ingin berlatih secara mandiri, ingatlah bagaimana saat kedua orang tua Anda menasehati. Bukankah sebuah pesan, wejangan yang tulus, menenangkan tapi bukan ancaman ataupun menggurui, kan? Anda bisa juga mendengarkan lagu. Lagu-lagu seperti milik Ebiet G. Ade atau Kahitna sebagai inspirasi dengan kata-kata indah untuk dijadikan sebuah kutipan. Selain itu, banyak membaca kitab suci juga akan membuat kita menemukan banyak hal. Selain ketenangan yang kita peroleh, kitab suci juga memuat kata-kata indah yang sudah banyak digunakan quote. 

Seperti itulah sejatinya langkah jitu dalam membuat quote. Last but not least, tentukan jenis quote yang ingin Anda buat; apakah motivasi atau self reminder. Dan hal harus kita perhatikan di akhir penulisan sebuah quote adalah identitas. Identitas di sini bukan berisi data lengkap penulis atau pengutipnya, melainkan sumber informasi tentang siapa atau dari mana sebuah quote tersebut dibuat. Jangan sampai kita mencantumkan nama kita sendiri, sementara quote tersebut senenarnya diambil dari orang lain. 

Bagaimana, mudah bukan membuat quote? Kini Anda bisa membuat quote untuk diri Anda sendiri atau bahkan menghadiahkan quote terbaik Anda untuk orang tersayang.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.