Asal Usul Arti Tiga Warna yang Jadi Simbol Baru Perjuangan Rakyat Indonesia

Gerakan aksi yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir melahirkan simbol baru, salah satunya adalah penggunaan warna tertentu sebagai lambang perjuangan.

Asal Usul Arti Tiga Warna yang Jadi Simbol Baru Perjuangan Rakyat Indonesia

Aksi demonstrasi yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini menciptakan tren baru untuk mengekspresikan perjuangan. Melalui media sosial, tren ini lantas berkembang menjadi simbol gerakan masyarakat untuk memperjuangkan hak mereka sebagai warga negara. Didukung kemudahan akses teknologi, simbol tersebut kemudian masif dibagikan dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat untuk bersuara dan menyampaikan kritik terhadap pemerintahan dan kondisi negara yang dinilai sedang tidak stabil.

Sejak berlangsungnya demonstrasi pada 28 Agustus 2025, masyarakat telah berbondong-bondong memberi dukungan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mencurahkan kreativitas untuk membuat poster hingga ilustrasi guna memberi dukungan untuk sesama warga negara. Dari aktivitas inilah kemudian muncul tiga warna yang digadang-gadang sebagai simbol baru perjuangan di kalangan rakyat Indonesia. 

Tiga warna tersebut adalah resistance blue, brave pink, dan hero green. Ketiga warna ini hadir bukan tanpa alasan karena ternyata masing-masing memiliki makna yang mendalam dalam perjuangan mempertahankan demokrasi di Indonesia. Di samping itu, ketiga warna tersebut juga mewakili peristiwa penting yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini.

Lalu, apa sebenarnya makna di balik pemilihan ketiga warna tersebut? Untuk lebih tahu detailnya, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Resistance Blue

Lambang Peringatan Darurat yang marak digunakan di media sosial (X.com/@tearsafterain)

Warna ini pertama kali dicetuskan bersamaan dengan aksi Peringatan Darurat yang ramai di media sosial pada 22 Agustus 2024 yang lalu. Warna ini dipadukan dengan lambang Burung Garuda sekaligus tulisan 'Peringatan Darurat' di atasnya yang menandai rasa ketidakpercayaan rakyat Indonesia pada pemerintah.

Warna resistance blue atau yang dikenal juga sebagai biru perlawanan ini secara khusus digunakan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi dan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) pada Agustus 2024. Akan tetapi, pemaknaan warna ini mengalami perubahan menjadi sebuah simbol perjuangan dan perlawanan pada pemerintah yang otoriter dan semena-mena.

Di sisi lain, warna biru perlawanan merupakan representasi kebalikan dari warna baby blue yang digunakan sebagai identitas warna pemerintahan Prabowo-Gibran. Rakyat yang merasa bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran tidak berpihak pada rakyat kemudian menamai warna baby blue sebagai biru oligarki. Oleh sebab itulah, biru dengan tone yang lebih tua pilih untuk menunjukkan penolakan pada kebijakan Prabowo-Gibran yang dinilai mengesampingkan keadilan dan menyebabkan kemunduran demokrasi.

2. Brave Pink

Foto Ibu berjilbab pink saat demo DPR (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Warna brave pink direpresentasikan sebagai keberanian dan kelembutan. Pemilihan warna ini terinspirasi dari Ibu Ana sebagai sosok ibu-ibu yang mencuri perhatian khalayak ramai pada peristiwa aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada 28 Agustus 2025. Ia berdiri dengan kuat di barisan depan aparat kepolisian hanya dengan mengandalkan tongkat panjang dan bendera sebagai alat perlawanan.

Warna merah muda yang identik dengan sifat feminin dan kelembutan bertransformasi menjadi simbol keberanian, keteguhan, dan tekad yang kuat untuk membela hak rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, warna brave pink kemudian dimaknai sebagai simbol keberanian dalam menghadapi sikap represif aparat. Di samping itu, warna ini juga menyimbolkan sikap kelembutan selayaknya seorang ibu yang membawa ketenangan.

3. Hero Green

Pengemudi Ojek Online (CNBC Indonesia)

Sebagai warna yang erat berkaitan dengan alam dan manusia, warna hero green atau hijau pahlawan lantas digunakan sebagai simbol yang melambangkan solidaritas, harapan, dan kehidupan. Pemilihan warna ini terinspirasi dari seragam jaket ojek online yang memenuhi jalanan untuk menuntut keadilan atas nasib buruh. Mereka berkonsolidasi dalam aksi demonstrasi guna menuntut reformasi atas sistem yang merugikan pekerja. Aksi solidaritas mereka makin kuat setelah insiden tragis Affan Kurniawan yang ditabrak oleh mobil rantis Brimob saat demonstrasi yang berlangsung pada 28 Agustus 2025 malam.

Warna hero green selanjutnya menjelma sebagai simbol solidaritas dan persatuan rakyat Indonesia untuk menuntut keadilan. Begitu juga dengan simbol kekuatan untuk memperjuangan penghidupan yang lebih layak di tengah situasi iklim perekonomian Indonesia yang kian lesu.

Munculnya resistance blue, brave pink, dan hero green sebagai warna perjuangan disambut baik oleh warganet. Mereka membuat kreasi poster dan ilustrasi yang menggunakan ketiga warna tersebut sebagai elemen utamanya. Karya-karya yang dibuat merepresentasikan kondisi Indonesia saat ini sekaligus kritik terhadap pemerintah dan aparat yang dinilai bertindak sewenang-wenang. Sejumlah seruan di media sosial yang bernada imbauan, peringatan, dan pemberitahuan juga dikreasikan dengan menggunakan ketiga warna ini.

Dengan demikian, resistance blue, brave pink, dan hero green tidak hanya sekadar perpauan warna yang menghiasi perjuangan rakyat Indonesia. Namun, ketiganya merupakan bahasa visual yang menjadi simbol baru dalam pergerakan dan perjuangan menuntut keadilan dan menegakkan demokrasi di Indonesia.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.