Apakah Mom Brain Itu Nyata? Fakta Sains + Tips Mengatasinya

Sering lupa setelah jadi ibu? Tenang, itu namanya mom brain. Yuk cari tahu apa kata sains, kenapa bisa terjadi, dan tips ringan...

Apakah Mom Brain Itu Nyata? Fakta Sains + Tips Mengatasinya

Ada yang Pernah Mengalami Ini?

Kamu masuk dapur, niatnya mau ambil sesuatu. Tapi, begitu sampai malah bengong, “Aku tadi mau ngapain ya?”

Atau lagi buka HP, tapi tiba-tiba blank: “Lho, aku tadi mau buka aplikasi apa?”

Kalau kamu ibu baru, kemungkinan besar pernah ngalamin. Fenomena ini sering disebut mom brain/pregnancy brain alias “otak ibu.” Tapi sebenarnya, ini tuh mitos atau beneran ada penjelasannya?

Jadi, Apa Itu Mom Brain?

Sederhananya, mom brain adalah kondisi di mana ibu merasa lebih sering melupakan sesuatu, susah fokus, atau gampang blank setelah hamil atau punya anak.

Banyak ibu takut ada yang salah dengan dirinya. Padahal, menurut penelitian, ini bukan tanda otak kita melemah—justru otak lagi beradaptasi sama peran baru sebagai seorang ibu.

Apa Kata Sains Tentang Mom Brain?

1. Otak Memang Berubah Selama Kehamilan

Penelitian dari NIH menemukan bahwa selama masa kehamilan, terjadi penurunan volume gray matter (materi abu-abu) di area otak tertentu, terutama pada bagian otak yang mengatur memori sosial dan pengasuhan yang mulai berubah. Setelah melahirkan, sebagian memang pulih, tapi ada juga bagian yang tetap berbeda.

2. Hormon Main Peran Besar

Hormon progesteron dan estradiol naik drastis waktu hamil. Menurut studi di Nature Neuroscience, hormon-hormon ini berkaitan dengan perubahan struktur otak, termasuk menipisnya bagian korteks otak dan perubahan pada jaringan white matter.

3. Kurang Tidur Itu Musuh Utama

Bayi baru lahir = tidur kita hancur. Bangun tiap 2–3 jam jelas bikin otak kewalahan. Studi dari Neurosciences Journal bilang, kurang tidur atau sleep deprivation berdampak negatif pada fungsi kognitif, yakni bikin memori, perhatian, dan fokus jadi drop.

4. Otak Jadi Susah Berpindah Fokus

Selain gampang lupa, kurang tidur juga bikin otak susah beralih dari satu tugas ke tugas lain. Jadi kalau lagi nyuci terus kepikiran masak, ya wajar kalau sering “error” di tengah jalan.

Jadi, Ini Mitos atau Fakta?

Faktanya, mom brain memang nyata.

Tapi jangan salah paham—bukan berarti otak kita melemah. Justru otak lagi di-setting ulang biar lebih fokus sama bayi. Jadi kalau kadang pelupa, itu bukan karena kita jadi kurang pintar, tapi karena otak kita sedang sibuk menata prioritas.

Tips Ringan Biar Mom Brain Nggak Ganggu

  • Curilah tidur, walau sebentar: Power nap selama 20 menit bisa bikin energi kamu balik lagi.
  • Catat segala hal: Nggak usah sok kuat ngandelin ingatan. Gunakan sticky notes atau aplikasi catatan di HP untuk menulis hal-hal yang harus kamu lakukan hari itu.
  • Stop Multitasking: Fokus satu kerjaan dulu. Nyuci, ya nyuci, masak, ya masak aja. Jangan semua dicampur kalau kamu merasa gak mampu.
  • Latih otak dengan hal kecil: Baca buku, main puzzle, atau sekadar nulis di jurnal bisa bantu melatih otakmu kembali normal.
  • Mintalah bantuan! Nggak ada namanya super Mom. Berbagi tugas dengan pasangan atau keluarga itu wajar, malah sehat untuk mental kamu.

Jadi kalau kamu akhir-akhir ini sering lupa, jangan keburu merasa gagal. Mom brain itu nyata, tapi sebenarnya tanda otakmu sedang menyesuaikan diri dengan kehidupan baru sebagai ibu.

Kuncinya, jangan lupa jaga diri juga, luangkan waktu untuk me-time.

Karena ibu yang sehat, secara fisik dan mental, akan jauh lebih kuat untuk keluarganya.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.