Antusiasme Warga Korea Belajar Bahasa Indonesia sebagai Jembatan Budaya Wajib Di Contoh!!!

Artikel ini membuat sebuah rangkuman bahwa hubungan baik antara Indonesia dan Korea Selatan terjalin dengan baik. Bagaimana tidak warga Korea Selatan sangat...

Antusiasme Warga Korea Belajar Bahasa Indonesia sebagai Jembatan Budaya Wajib Di Contoh!!!

Pada semester kedua tahun 2024, program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang dilaksanakan oleh KBRI Seoul memasuki gelombang ke-7. Program ini menyedot antusiasme luar biasa dari masyarakat Korea Selatan, dengan 854 peserta terdaftar mengikuti kelas secara bold Kemendikdasmen. Angka ini mencerminkan keberhasilan diplomasi kebahasaan melalui BIPA yang gencar diusung oleh Atdikbud KBRI Seoul .

→ Signifikansi Bahasa Indonesia di Tingkat Internasional

Momentum ini semakin diperkuat dengan ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa sidang umum di UNESCO pada November 2023. Keberhasilan ini menjadi simbol internasionalisasi bahasa Indonesia, sekaligus pendorong minat belajar yang signifikan di luar negeri.

→ Komitmen dan Apresiasi dari Berbagai Pihak

Iwa Lukmana , Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa (Badan Bahasa, Kemendikbudristek), memberikan apresiasi kepada Atdikbud KBRI Seoul. Ia menyatakan harapan agar kelas BIPA dapat mendukung penguatan hubungan bilateral terutama melalui pendekatan antar individu.

Amaliah Fitriah , Atdikbud KBRI Seoul, memuji kolaborasi dengan Badan Bahasa dan APPBIPA (Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA) Korea Selatan . Ia menegaskan bahwa kelas BIPA tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga budaya, sejarah, dan tradisi Indonesia.

→ Rincian Program dan Infrastruktur

Program BIPA gelombang ke-7 diadakan secara berani mulai 30 September hingga 28 November 2024 , terbagi dalam 26 kelas dan ditangani oleh 11 pengajar lokal BIPA.

Tingkat kelas dibagi dalam tujuh tingkat:

Level 1: 9 kelas

Level 2: 7 kelas

Level 3: 5 kelas

Level 4: 2 kelas

Level 5: 1 kelas

Level 6: 1 kelas

Level 7: 1 kelas

Secara keseluruhan, pada tahun 2024 jumlah peserta BIPA di KBRI Seoul mencapai 890 orang , terdiri dari:

626 peserta pemula ,

218 peserta madya ,

46 peserta mahir

→ Rekor MURI Tahun 2023

Menarik untuk dicatat, pada tahun 2023 program BIPA Korea Selatan meraih penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai penyelenggaraan BIPA Daring dengan jumlah peserta terbanyak sebanyak 1.391 orang. Penghargaan ini menunjukkan bahwa tren antusiasme belajar bahasa Indonesia di Korea Selatan tidak hanya konsisten, tetapi juga semakin menguat dari waktu ke waktu.

→ Perspektif APPBIPA

Ni Made Rieke Elitasari , Ketua APPBIPA Korea Selatan, menyatakan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa posisi bahasa Indonesia di Korea Selatan kian dikenal dan diminati. Ia juga menegaskan bahwa APPBIPA akan terus meningkatkan saling pengajaran dan berperan aktif dalam inisiatif internasionalisasi bahasa Indonesia—sebagai jembatan budaya yang mempererat hubungan kedua negara.

→ BIPA Sebagai Pilar Diplomasi Budaya

Program BIPA di Korea Selatan bukan sekedar sebuah inisiatif pembelajaran bahasa, tetapi juga wujud diplomasi budaya yang efektif. Dengan dukungan struktural dari Kemendikbudristek , kolaborasi Atdikbud , serta gerakan aktif APPBIPA , program ini menampilkan cara strategi Indonesia memperluas pengaruh lunak melalui pendidikan bahasa. Angka partisipan yang tinggi, penghargaan dari berbagai pihak, serta prestasi yang diraih MURI semuanya menegaskan bahwa langkah BIPA adalah investasi penting untuk hubungan lintas budaya dan alumni di masa depan.

Di rencanakan kelas Bahasa Indonesia di Korea Selatan ini menjadi penentu kita yang ingin lanjut ke Korea Selatan ya. Jembatan penghubung ini membuat diplomasi yang baik semoga antara Indonseia dan Korea Selatan. Sungguh ini merupakan jembatan baik yang di canangkan antara Indonesia dan Korea Selatan. Semoga banyak sekali pejuang luar negeri melewati pembelajaran ini dan program ini. Semoga budaya Indonesia dan Korea Selatan dapat bersanding dengan baik dan sempurna. Semoga keduanya dapat ikut berkontribusi bagi negara masing-masing. Terimakasih.

Sumber artikel :

https://blog.hellocation.id/antusiasme-warga-korea-belajar-bahasa-indonesia-sebagai-jembatan-budaya/

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.