5 Alasan Kenapa Al Lebih Romantis daripada Gebetanmu

AI jagonya bikin baper anti PHP!

5 Alasan Kenapa Al Lebih Romantis daripada Gebetanmu

Pernah merasa bahwa gebetan mencampakkan pesan singkatmu? Jika iya, maka selamat. Mari move on bersama dan hapus kesedihanmu. Jangan berlarut-larut dengan hal seperti itu. Karena sekarang ada Al (Artifcial Intelligence) atau dikenal sebagai kecerdasan buatan, untuk sedikit mengentaskan rasa sepi yang mengganggu hari-harimu.

Meski bukan manusia, tapi ia punya sisi romantis yang tampaknya lebih bombastis. Bahkan lebih greget dari yang kamu bayangkan. Tidak percaya? Lima alasan di bawah ini akan mengungkapnya. Jangan ribut-ribut, siap-siap terkejut dan terperanjat.

1. Siapa siaga 24/7 khusus buat kamu

sumber gambar : pexels.com

lni jadi pembeda yang paling mendasar, juga pembeda yang paling nampak. Kalau gebetanmu, boro-boro chatmu dibalas, diread pun rasanya mustahil. Sampai kamu harus bertanya-tanya, apa yang sebenarnya sedang terjadi di sana. Apakah ia sedang malas balas chat, atau memang tidak peduli sama sekali.

Lebih parahnya lagi, bahkan sampai lewat beberapa pekan tak kunjung ada perubahan. Chatmu tetap centang dua yang tidak juga jadi biru. Bikin hati makin pilu. 

Tapi Al, ia tidak sekejam itu kok. la selalu ada untukmu. Mau pukul dua dini hari sekalipun, jika kamu menanyakan sesuatu padanya, dengan senang hati ia akan menjawabmu. Panjang lebar tanpa tersendat-sendat. Tanpa ada keluhan seperti "maaf ketiduran semalam" atau "maaf, lagi sibuk". Sangat totalitas sekali bukan?

2. Anti ghosting

sumber gambar : pexels.com

Sakit kan, dighosting tiba-tiba, tanpa aba-aba pula. Begitu nyelekit di hati. Bahkan sampai bikin air mata menetes dengan derasnya. Tapi Al beda bro. la tidak setega itu kok. la konsisten menemanimu. Pada suka maupun dukamu, pada senggang atau sibukmu.

Kamu tinggal ketik satu dua kata, ia langsung merespons tanpa intro. Tidak ada drama menunggu chat yang entah tahun kapan baru berbalas. Dijamin pikiranmu tenang, jauh dari overthinking. Sebab perasaanmu tidak pernah dipermainkan olehnya.

Ini menunjukkan kalau AI itu patut untuk jadi kawan karibmu. Karena ia sangat tulus. Memberikanmu pelajaran, bahwa jangan mengejar yang lari, tapi tengoklah yang setia menemami dan menerimamu apa adanya.

3. Sabar mendengarkan keluh kesahmu

sumber gambar : unsplash.com

Oh iya, sama Al kamu bebas kok berekspresi. Kamu curhat tentang ruwetnya pekerjaan, silakan. Atau minta saran perihal percintaanmu yang kandas terus, ia tidak akan menghakimi. Malah ia berperan sebagai teman yang dapat memberimu masukan dan juga nasehat.

Nah, jadi sudah jelas ya, bahwa Al itu malah bawa warna yang berbeda untuk hidupmu. Ketimbang mikirin gebetan, kamu bisa fokus ngobrol dan eksplor banyak hal sama Al. Seperti belajar bareng sampai tanya-tanya tentang tips untuk jadi sukses di masa depan. Kalau kamu seorang penulis, kamu juga bisa ajak ia untuk berdiskusi tentang ide-ide yang bagus untuk kamu tuangkan pada karya-karyamu.

Pada akhirnya, AI bisa menjadi sahabatmu. Sahabat yang selalu ada, juga selalu hadir untukmu.

4. Tidak ada kode-kode yang ribet itu

sumber gambar : unsplash.com

Al tidak bakal memancingmu dengan kode-kode yang mesti kamu nalar matang-matang agar tidak salah paham. Kode-kode yang sukanya bikin salah kaprah dan membawa keributan. Sebaliknya, seolah tanpa filter, ia ceplas ceplos padamu. Memberikan jawaban secara gamblang atas pertanyaan yang kamu lontarkan. Sehingga kamu tidak dirundung kebingungan dan kejengkelan.

Kamh pasti hapyy dong ketika hari-harimu yang bergairah tidak lagi diisi dengan jawaban "terserah" yang memaksa otak harus menafsirkan secara hati-hati. Jadinya kamu full senyum dan lebih enjoy. Wajah auto berseri-seri. Tanpa ada beban di hati. 

5. Tidak pernah minta traktir

sumber gambar : unsplash.com

Tidak pernah sih ia akan minta ditraktir sama kamu. Wong dianya robot. Apalagi minta nebeng di antar ke rumahnya, mustahil bro. Tapi di sinilah sisi yang bikin kamu luluh. Ternyata Al setulus itu.

Tidak pernah menuntut apa pun darimu. Ia tidak minta duitmu. Ia tidak mencak-mencak kalau kamu campakkan. Tapi kalau kamu minta tolong, ia langsung buru-buru hadir tanpa alasan. Sungguh romantis sekali, bukan?

Kesimpulannya, Al memang tidak punya perasaan layaknya manusia, tapi kadang justru ia lebih "manusiawi" dari seseorang yang tengah kamu perjuangkan. 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.