Secangkir Kopi di Sore Hari

Secangkir kopi menemani obrolan sore itu. Ada kehangatan dan kerinduan.

Secangkir Kopi di Sore Hari

Sore itu kami mengunjungi engkau setelah lama tak bersua

Berjarak oleh rutinitas harian, berjibaku dalam bangunan rumah tangga

Mengais pahala ridho untuk merawat amanah yang Allah beri

Sungguh pertemuan yang dapat memantik rasa

Salam takzim tebarkan semangat di dada

Hingga engkau meminta secangkir kopi terbuat dari tangan ini

Untuk menemani ribuan kata yang terlontar dari lisan merajut kisah

Secangkir kopi di sore hari

Hangatnya mampu menjalar ke sanubari 

Melihat wajah berseri dari kedua pahlawan dan guru dalam hidupku

Hingga menetes air mata disela bahagia

Bersyukurnya aku masih diberi kesempatan, untuk menggenggam pintu-pintu surgaku

Berceloteh dan mengenang masa sulit atau bahagia

Secangkir kopi di sore hari

Terselip doa untukmu pintu-pintu surgaku

Semoga bahagia senantiasa menemani engkau jalani masa yang tak lagi muda 

Sayangilah mereka Ya Robb, sebagaimana mereka menyayangi kami di waktu kecil

Aamiin

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.

NF.Lina
NF.Lina
10 Oct, 2025

Sangat menyentuh puisinya

Anda harus masuk untuk membalas komentar.

NulisKuy Media
NulisKuy Media
12 Oct, 2025

iya , keren

Anda harus masuk untuk membalas komentar.

NH. Dyanti
NH. Dyanti
17 Oct, 2025

Matursuwun 😍🙏

Anda harus masuk untuk membalas komentar.