Menumbuhkan Kebiasaan Menulis secara Konsisten

Banyak yang bilang menulis itu butuh susah, karena butuh bakat untuk mendukungnya. Padahal sejatinya semua orang bisa menulis.

Menumbuhkan Kebiasaan Menulis secara Konsisten

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa menulis dan membaca adalah dua hal yang saling berkaitan.

Untuk bisa menulis, kita butuh banyak membaca. Bagaimana kita bisa menulis jika membaca saja jadi hal yang tidak kita suka? Ibaratnya seperti sebuah kantong plastik yang ditiup angin. Jika diikat secara rapat, tentu anginnya akan tetap berada di dalam plastik. Sebaliknya, jika kita membiarkan begitu saja, plastik itu akan tetap dalam bentuknya dan angin menguap begitu saja. 

Sama dengan menulis. Kita menulis sesuatu untuk mengikat apa yang kita ingat. Entah itu pengalaman pribadi, rangkuman pelajaran, atau bahkan catatan belanja harian.

Intinya, kita menulis agar tidak lupa. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa rutin menulis? 

Di era serba digital sekarang, ilmu apapun mudah kita dapat, termasuk menulis. Banyak kelas-kelas menulis bersliweran di media sosial; baik yang berbayar maupun gratis.

Dari pengalaman pribadi penulis, mengikuti lomba juga termasuk bagian dari menumbuhkan kebiasaan menulis. Karena dalam perlombaan ditentukan deadline. Hal inilah yang memacu kita lebih nyata bergerak untuk menyelesaikan sebuah tulisan.

Atau bisa juga mengikuti event menulis harian yang diadakan komunitas menulis. Kegiatan ini lebih mengena karena kita berada dalam satu circle yang sama. Selain itu, event menulis harian juga bisa kita jadikan ruang untuk merenungkan hal apapun melalui tulisan. Sebagai contoh gerakan menulis harian bertajuk Gerimis yang diinfokan di instagram. Event ini cocok untuk belajar menulis. Ragam menulis bebas tanpa batasan kata membuat kita bebas berekspresi lewat tulisan. Atau Gerakan Terpaksa Menulis yang diadakan komunitas Nulis Aja Dulu. Kedua event ini murni ditujukan untuk melatih konsistensi menulis. 

Adanya feedback dari sesama teman komunitas baik berupa kritik-saran atau diunggah ulang tulisan kita, bisa jadi kebahagiaan tersendiri.

Terlepas dari itu semua, kita bisa saling mendukung dan berbagi informasi. Tidak sedikit yang bergabung dalam komunitas menulis itu bahkan mereka yang awam tentang menulis. Namun kesungguhan untuk belajar dan tekun menulis adalah bekal yang utama.

Karena langkah nyata untuk terus konsisten menulis adalah kesepatakatan diri kita sendiri. Berani untuk memulai tanpa menunda lagi. Awalnya memang berat, namun semua proses butuh kesungguhan. Jika tidak segera diwujudkan, lalu kapan lagi? Bukankah berani memulai itu sama seperti kita membuka pintu? Di mana kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi sebelum atau sesudah pintu itu dibuka. Selain itu, bergabung dalam komunitas juga pilihan tepat untuk memperluas informasi menulis, misalnya saja Forum Lingkar Pena atau Nulis Aja Dulu.

Menulislah sekarang juga! Sedikit namun konsisten lebih baik, daripada panjang namun berhenti selamanya. Lalu rasakan dampak luar biasa setelahnya.

 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.

NH. Dyanti
NH. Dyanti
20 Oct, 2025

Siap ❤️

Anda harus masuk untuk membalas komentar.