Jangan Keliru: Ini Dia Perbedaan 에 (e) dan 에서 (eseo) dalam Bahasa Korea!

Artikel ini berisi perbedaan kata dalam bahasa Korea Selatan ya. Besok saya akan membuat artikel lagi mengenai negara Korea Selatan ya kawan....

Jangan Keliru: Ini Dia Perbedaan 에 (e) dan 에서 (eseo) dalam Bahasa Korea!

Bahasa Korea memiliki banyak partikel yang berfungsi untuk menunjukkan hubungan antar kata dalam kalimat. Salah satu partikel yang sering membingungkan adalah (e) dan 에서 (eseo). Jika diterjemahkan, dua kata tersebut memiliki arti “di” dalam Bahasa Indonesia, tetapi keduanya memiliki fungsi berbeda dalam beberapa konteks. Jadi, apa sih perbedaan (e) dan 에서 (eseo) dalam Bahasa Korea?

1. Penggunaan (e)

Partikel (e) digunakan untuk menunjukkan lokasi statis atau tujuan pergerakan. Dalam bahasa Indonesia, partikel ini dapat diterjemahkan sebagai “di,” “ke,” atau “pada” tergantung pada konteksnya.

·         Menunjukkan lokasi statis.

Maksud lokasi statis di sini adalah tanpa ada aksi atau aktivitas. Jadi jika ingin menjelaskan keberadaan sesuatu yang diam di suatu tempat, maka kamu menggunakan partikel (e).

Contoh: 학교에학생들이있어요. (Hakgyo-e haksaengdeur-i isseoyo.)

→ Murid-murid berada di sekolah.

저는집에있어요. (Jeoneun jib-e isseoyo.)

→ Aku ada di rumah.

Kalimat di atas menggunakan partikel (e) karena menunjukkan lokasi ‘murid-murid’ dan ‘aku’ di mana tidak ada aksi/aktivitas di dalamnya.

·         Menunjukkan tujuan atau arah.

Partikel (e) juga bisa digunakan untuk menunjukkan seseorang atau sesuatu menuju ke tempat tertentu.

Contoh: 저는도서관에가요. (Jeoneun doseogwane gayo.)

→ Saya pergi ke perpustakaan.

친구가한국에와요. (Chingu-ga Hanguk-e wayo.)

→ Teman saya datang ke Korea.

Kalimat di atas menggunakan partikel (e) karena menjelaskan ‘saya’ dan ‘teman’ menuju ke suatu tempat, yaitu perpustakaan dan Korea.

·         Menunjukkan waktu terjadinya sesuatu.

Selain lokasi, partikel (e) juga bisa digunakan untuk menjelaskan kapan suatu peristiwa terjadi.

Contoh: 저는아침일곱시에학교에가요. (Jeoneun achim ilgobshi-e hakgyeo-e gayo)

→ Aku berangkat sekolah pukul tujuh pagi.

우리는일요일에축구를해요. (urineuen ilyoir-e chukkureul haeyo)

→ Kita bermain sepak bola di hari Sabtu.

Contoh kalimat di atas menggunakan partikel (e) karena menunjukkan keterangan waktu suatu peristiwa terjadi, yaitu pada jam tujuh pagi dan hari Sabtu.

2. Penggunaan 에서 (eseo)

Walaupun memiliki fungsi yang sama, tetapi ada perbedaan (e) dan 에서 (eseo) dalam konteks penggunaannya. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

·         Menunjukkan lokasi aktivitas sedang berlangsung.

Jika di lokasi tersebut ada suatu aktivitas yang berlangsung, maka kamu harus menggunakan 에서 (eseo), bukan (e).

Contoh: 저는공원에서놀아요. (Jeoneun gongweon-eseo nollayeo.)

→ Saya bermain di taman.

친구가카페에서커피를마셔요. (Chingu-ga kape-eseo keopireul masyeoyo.)

→ Teman saya minum kopi di kafe.

Dalam contoh ini, terdapat kegiatan bermain dan minum kopi yang terjadi di lokasi tersebut, sehingga kita menggunakan 에서 (eseo).

·         Menunjukkan asal atau titik awal suatu tindakan

Partikel 에서 (eseo) juga dapat digunakan untuk menunjukkan asal atau tempat dari mana suatu tindakan bermula atau berasal.

Contoh: 저는인도네시아에서왔어요. (Jeoneun indonesia-eseo wasseoyo.)

→ Saya datang dari Indonesia.

비행기가일본에서출발했어요. (Bihaenggi-ga Ilbon-eseo chulbalhaesseoyo.)

→ Pesawat berangkat dari Jepang.

Baca juga: Jangan Diucapkan! Kosakata Ini Bisa Bikin Kamu Terkesan Tidak Sopan di Korea Selatan

Nah, itu tadi penjelasan tentang perbedaan (e) dan 에서 (eseo) dalam Bahasa Korea. Kalian sudah paham belum, nih? Walaupun memiliki arti yang sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan dalam penggunaannya. Jadi, penting banget nih buat kalian untuk paham kedua partikel ini biar gak salah saat menulis maupun saat berbicara dengan Bahasa Korea. Terimakasih.♥ 

Sumber artikel :

https://blog.hellocation.id/jangan-keliru-ini-dia-perbedaan-%ec%97%90-e-dan-%ec%97%90%ec%84%9c-eseo-dalam-bahasa-korea/

 

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.