Hal yang Sering Diabaikan Oleh Penulis Pemula

Apa saja yang sering bikin tulisan garing? Yuk intip..

Hal yang Sering Diabaikan Oleh Penulis Pemula

Ada beberapa hal yang seringkali terlupakan atau terabaikan oleh penulis pemula. Padahal hal ini sangat penting dan bisa membuat tulisan serasa hidup. Mengabaikan hal ini bisa membuat tulisan tak bernyawa, rawan kritik, bahkan bullying terhadap penulis. Hal apakah itu?

Data Pendukung Tulisan 

Ya, data pendukung tulisan sangat penting. Data itu bisa berupa fakta maupun informasi tentang apa yang ditulis. Jika mengabaikannya maka tulisan akan terlihat ngawur.

Data pendukung tulisan ini harus dikuasi penulis baik dalam tulisan fiksi maupun non fiksi.

Sebagai contoh ketika kita akan menulis tentang cerita pendek dengan tema perjalanan ke Korea. Maka penulis harus mengetahui informasi tentang perjalanan tersebut. Misalnya, ke Korea naik apa, biayanya berapa, nama bandara, nama makanan atau yang terkait dengan hal tersebut. Jika tidak mempunyai informasinya maka akan terasa ngawur dan ini rawan kritik.

Apalagi ketika kita akan menulis tulisan non fiksi. Maka data pendukung harus sangat diperhatikan. Bahkan dengan mencantumkan sumbernya.

Misal, kita akan menulis opini. Sebelum menyampaikan opini maka kita paparkan data berupa fakta-fakta yang ada disertai dengan sumbernya. Baru kita analisa dan menyampaikan opini terhadap fakta tersebut.

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Pendukung Tulisan?

Data pendukung tulisan bisa dicari dengan beberapa cara. Yang paling mudah adalah data tersebut berasal dari fakta yang penulis alami. 

Selain itu juga bisa didapatkan dengan cara wawancara terhadap seseorang yang pernah mengalami apa yang akan kita tulis. Dengan begitu kita bisa mendapatkan langsung dari pelaku kejadian.

Atau juga bisa didapatkan dengan cara browsing di internet. Jangan lupa cantumkan juga sumber link data tersebut.

Tidak kalah penting, data pendukung bisa diambil dari buku. Ya, buku sebagai referensi menulis. Karena memang seharusnya seorang penulis pun tidak jauh dari kebiasaan membaca. Hal ini sangat berkaitan dan akan saling mendukung. Maka jangan tinggalkan kebiasaan membaca jika tulisan kita pun ingin semakin berbobot.

Beberapa penulis besar terkadang juga melakukan riset untuk mendukung tulisannya. Mereka melakukannya berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tidak heran membaca karyanya akan membawa nuansa tersendiri bagi pembacanya.

Maka buat penulis pemula, jangan buru-buru menyerah jika tulisan kita masih kurang bagus. Memang butuh waktu untuk terus mengasah sehingga tulisan kita pun punya ciri sendiri. Sesuatu yang besar diawali dari sesuatu yang kecil. Yuk semangat lagi untuk berkarya!

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.