LANGKAH DI ANTARA LUKA

Dia yang akhirnya melangkah

LANGKAH DI ANTARA LUKA

Dia duduk di sudut sepi,

mata menatap bayangan yang selalu mengingatkan luka.

Dunia menekan,

masa lalu menjerat,

tapi hatinya menolak mati.

Setiap napas adalah perlawanan,

setiap air mata adalah keberanian yang tak terlihat.

Dengan tangan gemetar,

dia meraih pecahan dirinya sendiri,

menggenggamnya erat,

dan perlahan berdiri.

Langkah demi langkah,

dia menyusuri gelap yang dulu menakutkan,

dan untuk pertama kali,

dia merasa cukup—

cukup untuk percaya bahwa

meski patah, ia masih bisa utuh.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.