Kabar duka dari Keraton Surakarta

Kabar duka datang dari Kota Solo soal mangkatnya salah satu raja keturunan Kesultanan Mataram Islam

Kabar duka dari Keraton Surakarta

Keraton Surakarta hari ini Minggu, 2 November 2025 diliputi rasa duka mendalam setelah Raja Keraton Surakarta Hadiningrat, SISKS Pakubuwono XIII mangkat setelah menjalani perawatan sejak September lalu. Setelah melawan penyakit komplikasi yang dideritanya beberapa tahun silam, Sinuhun menghembuskan nafas terakhirnya di RS Indriati Solo Baru, Grogol Kabupaten Sukoharjo sekitar pukul 7:29 wib pagi tadi. Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang kerabat keraton yakni GKR Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng. Lantas siapakah Pakubuwono XIII?

Terlahir dengan nama Raden Mas Suryo Partono atau KGBH Hangabehi, Pakubuwono naik tahta pada tahun 2004 silam menggantikan ayahandanya Pakubuwono XII. Sang ayah sendiri adalah bagian dari tokoh masa perjuangan sebelum dan setelah kemerdekaan. Seperti Penguasa Kesultanan Yogyakarta, Raja Keraton Surakarta juga merupakan simbol budaya jawa yang sakral. Keduanya merupakan penjaga budaya dan tradisi. Pada 1945, ketika Republik Indonesia diproklamasikan, Penguasa Monarki baik di Yogya maupun Solo sama- sama berikrar sumpah setia pada NKRI dan menyatakan wilayah kerajaan mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan dari negara yang baru terbentuk. Sebagai imbalannya Yogya dan Solo mendapatkan status Istimewa.

Sayang Daerah Istimewa Surakarta yang dianugerahkan tidak bisa bertahan akibat gerakan anti Monarki dan tidak dapat bertahan seperti Daerah Istimewa Yogyakarta hingga sekarang. Itulah yang dialami oleh SISKS Pakubuwono XII diawal- awal masa pemerintahannya. Pada tahun 2004, Sinuhun Pakubuwono XIII naik tahta menggantikan ayahnya. Selama 20 tahun lebih menjalankan pemerintahan, berbagai peristiwa dan konflik terjadi dalam tubuh keraton Surakarta maupun yang menimpa pribadinya. Seperti pada 2012 dan 2014 silam, sinuhun sempat dilaporkan melakukan tindakan asusila kepada seorang siswi SMP. Namun kasus tersebut segera  dicaunter oleh pihak keraton. Sementara konflik yang sering terjadi selama ini adalah terkait perebutan kekuasaan. Sempat terjadi ketegangan antara Pakubuwono XIII Hangabehi dan adiknya Pangeran Tejowulan dalam mengklaim gelar Pakubuwono XIII. Konflik yang terjadi akhirnya berakhir setelah mediasi wali Kota solo saat itu Joko Widodo.

Selain konflik keraton yang berkepanjangan.Isu yang sering dibahas selama masa pemerintahan Sinuhun Pakubuwono XIII adalah polemik dan isu akan dipulihkannya daerah Istimewa. Wacana ini sempat timbul tenggelam dan sempat menghangat beberapa bulan yang lalu yang berawal dari Rapart Dengar Pendapat DPR bersama Pemerintah. Meski jarang tampil dan tidak memiliki kekuasaan politik lagi selayaknya sultan Yogya, namun keberadaan Pakubuwono XIII dan keratonnya dalam simbol persatuan masyarakatnya adalah sangat dihargai khususnya warga Kota Solo dan Wilayah se eks- Karisidenan Surakarta.

Kepergian Sinuhun PB XIII hari meninggalkan duka mendalam bagi Keraton dan warga Solo khususnya. Pada diri beliau terdapat jiwa pemersatu, khususnya terhadap Keraton yang kerap dilanda konflik. Kepergiannya juga meninggalkan kesedihan dimata para petinggi negara ini. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Sore ini tampak datang melayat ke Keraton Solo untuk menyampaikan bela sungkawa. Mantan Walikota Solo tersebut tampak hadir bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Solo, Respati Ardi dan Wakilnya Astrid Widayani. Nampak hadir pula penguasa Pura Mangknegaran yakni Bhre Cakrahutomo Wira Sujiwo selaku Adipati Mangkunegara X (Gusti Bhre).

Seperti para leluhurnya yang merupakan keturunan Wangsa Mataram, Jenazah Pakubuwono XIII akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Astana Pajimatan Imogiri, Kab. Bantul, DIY. dan prosesi pemakamannya dijadwalkan pada hari Rabu 5 November 2025 nanti tepat pukul 08:00 wib setelah melalui beberapa proses adat yang diadakan.

NulisKuy adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan tim editor.
Komentar

Silakan login untuk berkomentar.