Menjadi ibu tunggal tidak mudah. Semua harus dilakukan sendiri mencari nafkah, mendidik, dan mencintai anak tanpa henti. Apalagi jika sang anak adalah anak istimewa, seperti yang mengalami speech delay. Kadang terasa berat, tapi di balik itu semua ada kasih Allah yang besar.
Islam mengajarkan bahwa setiap ujian datang bukan untuk menyiksa, tapi untuk meninggikan derajat seseorang. Allah berfirman:
“Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)
Ibu yang berjuang sendirian sebenarnya sedang dimuliakan oleh Allah. Ia dipercaya memegang amanah besar, menjaga, mendidik, dan mencintai anak yang Allah titipkan dengan cara yang istimewa.
Anak dengan keterlambatan bicara mungkin belum bisa banyak berkata, tapi kasihnya terasa dalam setiap pelukan. Mereka tidak butuh kata-kata untuk menunjukkan cinta, cukup senyum dan tatapan polos yang mampu meluluhkan hati. Dan setiap kali seorang ibu mengusap kepala anaknya dengan sabar, Allah mencatatnya sebagai ibadah.
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa siapa yang diuji dengan anak yang lemah lalu ia sabar dan merawatnya dengan kasih sayang, maka anak itu akan menjadi penuntun menuju surga. Betapa indah janji Allah bagi mereka yang sabar.
Ibu single mom mungkin sering menangis dalam diam, merasa lelah tanpa tempat bersandar. Tapi ketahuilah, Allah selalu melihat. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Setiap air mata adalah doa, setiap lelah adalah pahala, dan setiap senyum anak adalah penguat dari Allah bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Ibu tunggal adalah pahlawan dalam diam. Ia menanggung beban ganda, namun tetap tersenyum demi anaknya. Dalam setiap doa malamnya, ada harapan agar anaknya tumbuh bahagia dan mampu menjalani hidupnya dengan baik. Dan yakinlah, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang bersabar.
Jadi, untuk setiap ibu yang berjuang sendiri jangan merasa kalah. Engkau bukan hanya ibu yang kuat, tapi juga hamba yang Allah muliakan. Di balik ujianmu, surga sedang menantimu dengan pintu yang terbuka lebar. Perjuangan seorang ibu tunggal bersama anak istimewanya adalah kisah cinta yang ditulis langsung oleh Allah. Meski jalan terasa berat, surga menanti langkah-langkah sabar yang terus ia tempuh.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.