Suasana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025, yang berlangsung pada awal pekan ini, mendadak berubah mencekam. Kegembiraan ribuan peserta yang akhirnya bisa mengikuti ujian seleksi penting itu seketika sirna digantikan oleh kepanikan massal.
Penyebabnya adalah sebuah ulah ceroboh yang terjadi di salah satu lokasi ujian TKA. Seorang peserta diduga nekat menggunakan ponsel dan memulai siaran langsung di TikTok Live. Momen singkat itu terekam jelas dan menunjukkan sebagian materi soal TKA yang seharusnya rahasia dan terjaga ketat.
Ancaman Nol Besar di Tengah Lautan Viewers
Video tersebut menyebar cepat, disaksikan oleh puluhan ribu penonton dalam hitungan jam. Ini memicu kemarahan publik. Mengapa tindakan sekonyol ini bisa terjadi di tengah pengawasan ketat? Insiden ini terang-terangan menunjukkan betapa rentannya sistem ujian nasional terhadap pelanggaran kecil yang berpotensi besar merusak keadilan bagi seluruh peserta.
Kementerian Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) langsung bergerak cepat merespons kasus kebocoran soal ini. Pihak kementerian dengan tegas menyatakan bahwa tindakan perekaman tersebut adalah pelanggaran berat dan sedang diinvestigasi di tingkat pusat.
Lalu, bagaimana nasib pelaku dan mereka yang terlibat?
Ancaman sanksi yang diumumkan Kemendikdasmen sangat jelas dan berat: pembatalan hasil ujian dan pemberian nilai nol untuk seluruh rangkaian TKA. Keputusan ini berlaku tidak hanya untuk peserta yang merekam, tetapi juga bagi siapa pun yang terbukti memanfaatkan bocoran tersebut. Kasus ini menjadi pelajaran mahal: di era digital, ponsel di ruang ujian bukan lagi sekadar teguran, melainkan pertaruhan yang fatal.
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.
wadidaw