Pernah tidak ingin menulis namun dihadapkan pada dua hal, sisi objektif dan subjektif? Misalnya saat Anda diminta mengulas sebuah produk lalu ingin menyebarkannya ke khalayak umum.
Tentu saat itu Anda harus objektif dalam memberikan paparan. Hal itu untuk menghindari opini yang berkembang secara liar dan berakibat menjatuhkan pihak lain.
Sama halnya dengan menulis artikel. Bagi seorang penulis, hal utama ketika hendak menulis adalah menjaga sisi objektif. Apalagi penulis pemula yang baru saja memulai debutnya.
Dengan berpikir objektif, Anda akan mampu bersikap netral ketika hendak menuliskan sesuatu. Hal ini penting apalagi ketika artikel yang Anda buat tayang dan direspon pembaca.
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa orang lebih suka berkomentar, lebih-lebih untuk sesuatu yang sedang viral. Salah sedikit kata yang Anda sampaikan, bisa jadi boomerang.
Selain itu, penulis juga perlu membaca situasi; topik hangat apakah yang paling dibicarakan. Hal ini akan membuat orang tertarik membaca tulisan Anda.
Langkah terakhir untuk memulai menulis artikel adalah gunakan tata bahasa yang tidak bertele-tele namun juga tidak kaku. Ini akan membantu tulisan Anda enak dibaca dan branding sebagai penulis yang simpel namun mengena atau tepat sasaran.
Masih bingung? Cobalah menulis sekarang juga. Tulisan yang baik bukan hanya memuat isi yang menarik, namun juga sejauh mana kekuatan penulis untuk menggerakkan pembacanya.
Selamat mencoba!
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.